Alasan Pilu Putri Diana Selalu Menundukkan Kepalanya, Bukan sedang Marah

Alasan Pilu Putri Diana Selalu Menundukkan Kepalanya, Bukan sedang Marah

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 25 Maret 2025 - 23:00
share

Putri Diana pada masa awal kehidupannya sebagai anggota keluarga kerajaan sering dijuluki Shy Di karena kebiasaannya menundukkan kepala saat berada di hadapan publik. Sikapnya ini menyimpan alasan yang jauh lebih dalam dan bukan karena sedang merajuk atau menunjukkan sikap murung.

Dalam rekaman wawancara yang digunakan untuk buku Diana: Her True Story–In Her Own Words karya Andrew Morton, Putri Diana secara jujur mengungkapkan bahwa alasannya menundukkan kepala karena rasa takut yang luar biasa. Pasalnya, ia sangat terkejut dan kewalahan ketika kehidupannya berubah drastis dalam sekejap.

“Ketika pertama kali tiba di tempat kejadian, saya selalu menundukkan kepala. Sekarang setelah saya menafsirkannya, itu memang terlihat merajuk. Saya tidak pernah merajuk. Saya ketakutan setengah mati," kata Diana dilansir dari The Royal Observer, Rabu (26/3/2025).

Kehidupan Diana berubah dari seorang wanita biasa menjadi Putri Wales yang disorot terus-menerus oleh media. Selain itu, ia juga menjadi seorang ibu muda, dan figur publik yang tak pernah lepas dari sorotan kamera.

Foto/People

“Satu menit saya bukan siapa-siapa, menit berikutnya saya menjadi Putri Wales, ibu, bintang media, anggota keluarga. Sebut saja apa saja, dan itu terlalu berat bagi satu orang saat itu,” jelasnya.

Tekanan yang berat ini membuatnya merasa perlu melindungi diri dengan menundukkan kepala. Bahkan sampai harus mengenakan topi untuk sedikit menghalangi sorotan lensa yang tak henti mengincarnya setiap kali ia keluar rumah.

“Ketika saya menjalankan tugas publik, saya tahu bahwa ketika saya keluar dari mobil, saya difoto. Namun, sebenarnya, sekarang ketika saya keluar dari pintu, pintu depan, saya difoto. Saya tidak pernah tahu di mana lensa akan berada,” ujarnya.

Selain alasan emosional tersebut, ternyata menurut Dickie Arbiter, salah satu mantan sekretaris pers kerajaan, mantan istri Raja Charles III itu juga memiliki pertimbangan sopan santun dalam sikapnya.

Sebab, dengan tinggi badan yang menjulang mencapai 177 cm, ia cenderung menundukkan kepala saat berbicara agar sejajar dengan lawan bicaranya dan menciptakan suasana yang lebih nyaman. Seiring berjalannya waktu dan dengan proses yang panjang selama bertahun-tahun, Diana pun mulai menemukan kenyamanan dalam perannya.

“Orang-orang biasa memanggilnya Shy Di karena ia menundukkan kepalanya saat berbicara dengan Anda. Namun, ia tidak malu sama sekali. Ia sadar akan tinggi badannya. Ia biasa menundukkan kepalanya saat berbicara dengan orang lain agar mereka tidak merasa tidak nyaman dan berbicara dengan mereka pada level mereka sendiri,” tutur Arbiter.

Ibu Pangeran William dan Pangeran Harry itu membalik tekanan publik menjadi kekuatan yang ia gunakan untuk menyuarakan berbagai isu kemanusiaan dan membangun citra diri sebagai duta Inggris yang mampu membawa pengaruh global melalui kehadirannya di berbagai negara.

“Butuh waktu enam tahun bagi saya untuk merasa nyaman dengan diri saya, dan sekarang saya siap untuk melangkah maju,” tutup Diana.

Topik Menarik