Cair! 50.828 Pekerja Dapat BLT Rp1,2 Juta

Cair! 50.828 Pekerja Dapat BLT Rp1,2 Juta

Ekonomi | okezone | Selasa, 25 Maret 2025 - 03:56
share

JAKARTA - Sebanyak 50.828 pekerja mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total Rp1,2 juta. Pencairan BLT dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, BLT sebesar Rp600.000 sudah dicairkan ke pekerja.

BLT ini merupakan bantuan untuk buruh rokok yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

"BLT tahap pertama diserahkan sebesar Rp600 ribu per buruh. Sedangkan tahap kedua dengan nominal yang sama sebesar Rp600 ribu," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris dilansir Antara, Selasa (25/3/2025).

1. Pencairan BLT Buruh Rokok

Dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian terhadap buruh rokok.

Sementara itu, Senior Manager Public Affair PT Djarum Kudus Purwono Nugroho mengungkapkan jumlah pekerjanya yang mendapatkan Program BLT totalnya ada 37.028 orang.

Dari puluhan ribu pekerja tersebut, kata dia, sebanyak 31.657 pekerja mendapatkan BLT dari Pemkab Kudus, sedangkan dari Provinsi Jateng sebanyak 5.371 pekerja.

Untuk pencairan dananya, kata dia, dijadwalkan setelah Lebaran 2025 dengan alokasi dua bulan, sedangkan nilainya sebesar Rp600 ribu per buruh.

Dia berharap dengan diterimanya BLT tersebut, maka para pekerja rokok semakin bahagia karena sebelumnya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan.

"Mudah-mudahan bisa dipergunakan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok serta pendidikan," ujarnya.

 

2. Data Penerima BLT

Penerima BLT 2025 di Kabupaten Kudus sebanyak 50.828 pekerja berasal dari berbagai pabrik rokok di Kabupaten Kudus dengan alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp60,99 miliar.

Sementara jumlah pekerja rokok yang tercatat sebagai penerima BLT dari Pemprov Jateng sebanyak 28.000 pekerja dengan nilai bantuan sebesar Rp33,6 miliar.

Untuk alokasinya, sama dengan yang direncanakan provinsi yakni empat kali dengan nilai bantuan untuk setiap bulan sebesar Rp300 ribu per pekerja. Sedangkan penyalurannya direncanakan sama dengan provinsi, yakni dua tahap dengan alokasi dua bulan sebesar Rp600 ribu per pekerja untuk setiap penyaluran.

Topik Menarik