Clarissa Tanoesoedibjo Sebut Kehadiran AI sebagai Peluang

Clarissa Tanoesoedibjo Sebut Kehadiran AI sebagai Peluang

Ekonomi | okezone | Kamis, 20 Maret 2025 - 12:53
share

JAKARTA - Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang besar bagi dunia bisnis untuk berinovasi dan meningkatkan efisiensi. Di mana dari otomatisasi operasional hingga personalisasi layanan, AI memungkinkan perusahaan menghadirkan solusi yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan pasar.

1. AI Bisa Dimanfaatkan 

Managing Director Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, perseroan menganggap AI sebagai satu hal yang bisa dimanfaatkan, bukan hanya dari segi user experience, tapi juga dari segi sistem dan proses. 

“Ini kami sudah terapkan dalam proses produksi dan juga pasca produksi sampai dengan level terjemahan,” kata Clarissa saat ditemui di Gedung BEI Jakarta pada Kamis (20/3).

Clarissa menyebut pemanfaatan AI dalam produksi dan pasca produksi mampu mempercepat proses dan juga meminimalisir human error. Ia menambahkan AI juga membantu perseroan untuk memenuhi kebutuhan konten dengan sagat cepat.

“Jadi dengan mengintegrasikan AI ke beberapa aplikasi kami itu sangat membantu ke depannya,” imbuh Clarissa.

 

2. Perkemabangan Teknologi

Selain itu, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial di dunia hiburan, para pelaku bisnis di Indonesia turut menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan perubahan tren serta selera konsumen yang semakin dinamis. 

Perubahan pola konsumsi yang dipengaruhi oleh digitalisasi juga menuntut perusahaan untuk terus berinovasi, baik dalam strategi pemasaran, produk, maupun layanan.

“Secara sifat dan juga preference dari pengiklan itu juga sudah shifting ke digital dan itu menciptakan peluang untuk kami ke depannya,” tutur Clarissa. 

Di samping itu, jenis konten yang saat ini diminati masyarakat semakin beragam,  hal itu juga mendorong perseroan untuk mencari beberapa sumber pendapatan yang baru selain yang sebelumnya yaitu subscription sama advertising.

Topik Menarik