Pelaku Pasar Modal Optimistis Hadapi Kondisi yang Menantang
JAKARTA – Pelaku Pasar Modal Indonesia optimistis dalam menghadapi kondisi perekonomian yang menantang. Hal ini terungkap dalam Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dialog ini bertujuan membahas tantangan dan peluang yang ada di pasar modal Indonesia saat ini, serta inisiatif yang akan dilakukan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan melibatkan regulator, investor, dan professional di industri.
1. Ketidakpastian Global
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Republik Indonesia (RI) Inarno Djajadi menyampaikan, memiliki ruang komunikasi terbuka antara regulator, pelaku pasar, serta stakeholder lainnya merupakan perwujudan nyata dari sinergi, komitmen dan tanggung jawab kita bersama terhadap industri pasar modal dan perekonomian Indonesia.
Dari pemaparan yang disampaikan oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, dapat disimpulkan bahwa kondisi pasar secara global telah mempengaruhi ketidakpastian pasar domestik akibat penyesuaian tarif antara AS dan negara-negara mitra dagangnya. Lalu, pasar juga masih mencermati arah kebijakan The Fed dan suku bunga global lainnya.
2. Usulan Kebijakan
Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK I. B. Aditya Jayaantara juga turut menyampaikan beberapa usulan inisiatif implementasi kebijakan OJK dalam rangka menjaga stabilitas harga dengan memberikan ruang bagi investor untuk pengambilan dan penyesuaian operasional perdagangan untuk mendukung efisiensi pasar.
Beberapa kebijakan tersebut, yaitu penundaan pelaksanaan atau implementasi short selling dan pengkajian lebih lanjut terkait kebijakan buyback saham yang sebaiknya segera diizinkan tanpa perlu dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Selain itu, masukan lain yang diberikan agar dilakukan pengkajian mekanismepengawasan dan perdagangan di BEI. Adapun para pelaku pasar modal yang hadir pada dialog, yaitu para direksi Anggota Bursa (AB), direksi Perusahaan Tercatat yang tergabung dalam konstituen Indeks IDX30, Manajer Investasi (MI), asosiasi di lingkungan pasar modal, seperti Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), dan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Komisaris Utama SelfRegulatory Organization (SRO), Direktur Utama SRO, serta pemimpin redaksi media massa.
Selain itu turut hadir pada sesi dialog beberapa pelaku usaha di Indonesia, yaitu Agoes Projosasmito, Agus Salim Pangestu, Adi Sariaatmadja, Anindya Bakrie, Arsjad Rasjid, Franky Widjaja, Garibaldi Thohir, dan Raffi Ahmad.
Sesi dialog ditutup dengan konferensi pers bersama wartawan pasar modal yang dimoderatori oleh Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik.