KPK Sepakat, Penahanan Koruptor di Pulau Terpencil, Cukup Dibekali Alat Pertanian

KPK Sepakat, Penahanan Koruptor di Pulau Terpencil, Cukup Dibekali Alat Pertanian

Terkini | demak.inews.id | Selasa, 18 Maret 2025 - 18:34
share

JAKARTA, iNEWSDEMAK.ID – Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak setuju dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang akan membangun tahanan khusus koruptor di pulau terpencil dan terluar.

"Saya sependapat bila Presiden membuat penjara di pulau yang terpencil dan terluar," ucap Tanak saat dihubungi, Selasa (18/2/2025).

Dia menambahkan, jika hal tersebut terwujud, pihak terkait tidak perlu menyiapkan makanan. Dia menyebut, cukup menyediakan alat-alat yang dibutuhkan agar mereka bisa mengolah hasil bumi.

"Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan tuk mereka, cukup sediakan alat pertanian, supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah tuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri," katanya.

Lebih lanjut, Tanak menyebutkan adanya hukuman yang diperberat bagi koruptor dengan minimal 10 tahun kurungan badan.

"Hukuman pelaku tindak pidana korupsi diperberat dengan hukuman badan minimal 10 tahun hingga hukuman seumur hidup. Harapan saya, dengan begitu, orang akan punya rasa takut tuk melakukan korupsi," ucapnya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan akan membuat penjara terpencil untuk para koruptor. Nantinya, penjara tersebut akan dibuat di sebuah pulau mirip Alcatraz.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat meluncurkan penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah langsung ditransfer dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke rekening guru.

"Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil mereka gak bisa keluar. Kita akan cari pulau kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu," kata Prabowo di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Lebih lanjut, dia mengatakan korupsi akan membuat negara hancur. Oleh karena itu, dia tidak akan mundur menghadapi koruptor.

"Ga ada negara yang korupsi, korupsi menuju negara yang hancur. Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor," katanya.

Topik Menarik