Rupiah Jatuh ke Titik Terlemah, Tersandera Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Jatuh ke Titik Terlemah, Tersandera Sentimen Global dan Domestik

Ekonomi | sindonews | Selasa, 25 Maret 2025 - 05:23
share

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Selasa (25/3/2025). Rupiah sempat menembus Rp16.620 per dolar AS berada di titik terlemah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 42 poin atau 0,26 persen ke level Rp16.610 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya di Rp16.568 per dolar AS.

Sampai dengan siang ini, rupiah masih bertengger di kisaran Rp16.601 per dolar AS. Para pengamat pasar uang memprediksi bahwa rupiah berpotensi untuk terus mengalami fluktuasi, dan para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan sentimen global dan domestik yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar.

"Rupiah dalam perdagangan hari ini terus mengalami pelemahan, sudah menyentuh Rp16.620 itu target yang saya buat kemarin," kata Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Selasa (25/3).

Menurut Ibrahim, dari segi internal, permasalahan Danantara hingga ucapan Presiden Prabowo Subianto membuat frustasi para investor. Ibrahim menilai pasar merasa ada intervensi pemerintah yang membuat tidak aman investor sehingga keluar dari pasar modal sehingga menyebabkan rupiah melemah tajam.

Selain itu, faktor lain ialah terkait masalah geopolitik yang kian memanas, di mana Amerika Serikat mengancam Iran. Di sisi lain, kata Ibrahim, Israel melakukan genosida tahap kedua dan mereka menganggap jalur Gaza wilayahnya. Pasar juga mengantisipasi dampak negatif dari kebijakan kenaikan tarif Presiden AS Donald Trump yang akan segera diberlakukan tanggal 2 April, konflik baru di Timur Tengah juga memicu kekhawatiran pasar.

Topik Menarik