Siap-siap! Jalur Gentong Diprediksi Mulai Padat Tanggal 27 Maret 2025

Siap-siap! Jalur Gentong Diprediksi Mulai Padat Tanggal 27 Maret 2025

Nasional | sindonews | Selasa, 25 Maret 2025 - 03:32
share

Jalur Lingkar Gentong yang melewati sejumlah daerah di Jawa Barat diprediksi mulai padat saat arus mudik pada 27 Maret 2025 atau H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Saat ini kondisi lalu lintas Jalur Lingkar Gentong terpantau lancar.

Menurut pantauan iNews Media Group dari Pos Pam Letter U Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Selasa (25/3/2025), belum ada kepadatan berarti dari pagi hingga menjelang siang. Lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan berpelat nomor lokal.

Kondisi ini terjadi pada jalur dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya. Namun, sesekali ada angkutan umum seperti bis yang melaju hati-hati menuju Jawa Tengah.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan mengatakan situasi ini memang normal selama H-6 hari raya Idul Fitri. Apalagi, cuti bersama untuk libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah serta Hari Suci Nyepi belum dimulai.

Diketahui, cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) jatuh pada 28 Maret 2025. Sedangkan, hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025.

Riki memprediksi, tingkat kepadatan arus mudik di Jalur Lingkar Gentong akan dimulai pada 27 Maret 2025. Meskipun arus lalu lintas masih landai, Riki memastikan pihak kepolisian selalu siap siaga membantu para pemudik dengan adanya Operasi Ketupat Lodaya 2025.

"Kami memprediksikan bahwa tingkat kepadatan pada arus mudik ini nanti diperkirakan di tanggal 27 Maret," kata Riki di Pos Pam Letter U Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Selasa (25/3/2025).

Sementara itu, Riki mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan solusi jika terjadi kepadatan di Jalur Lingkar Gentong. Dia mengatakan, ada Tim Urai yang siap mengurai kemacetan di jalur tersebut.

"Jika ada kepadatan, kami di pos Letter U Gentong ini personil yang terlibat dalam pengamanan ada sebanyak 65 personil," ungkap Riki.

"Tentunya nanti apabila terjadi kepadatan, kami memiliki tim urai yang akan menyisir di mana titik simpul kepadatan karena kami memiliki tim urai per harinya itu ada 15 personil yang siap mengamankan arus mudik 2025 ini," jelasnya.

Topik Menarik