Tradisi Sapu Koin di Jembatan Sewo, Antara Berkah dan Bahaya
INDRAMAYU - Di tengah hiruk pikuk arus mudik Lebaran, Jembatan Sewo di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan dengan tradisi uniknya, yaitu Sapu Koin.
Para penyapu koin, bersenjatakan sapu lidi, beradu cepat mengumpulkan koin-koin yang dilemparkan oleh para pengendara yang melintas di atas jembatan. Tradisi yang telah berlangsung turun temurun ini, sayangnya menyimpan bahaya di balik berkahnya.
Kapolsek Sukra, IPDA Nanang Dasuki, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya mengimbau para penyapu koin untuk tidak melakukan kegiatan tersebut.
"Kami sudah silaturahmi dengan ketua mereka, mengimbau agar tidak melaksanakan sapu koin, karena membahayakan pengguna jalan. Kami juga sudah berikan santunan dan bantuan agar mereka istirahat di rumah," ujar Nanang, Senin (24/3/2025).
Namun, imbauan itu tampaknya belum sepenuhnya diindahkan. Pihak kepolisian juga telah memasang imbauan tertulis yang berisi sanksi bagi para pelempar koin.
"Kami sudah pasang pamflet di pinggir jalan. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak terkait, kemungkinan ke depan mereka (penyapu koin) akan dikumpulkan lagi," ujar Nanang.
Di sisi lain, Mastirah, seorang penyapu koin, mengungkapkan bahwa rezekinya tahun ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, ia tetap bersyukur karena uang hasil menyapu koin dapat digunakan untuk berbuka puasa bersama keluarga.
"Belum ramai, yang lempar uang masih jarang. Dari pagi sampai siang baru dapat sekitar Rp20.000. Kemarin seharian cuma dapat Rp25.000. Tapi Alhamdulillah, bisa buat buka puasa," ungkap dia.
Diketahui, dari berbagai sumber, kebiasaan para pengendara melempar koin tidak lepas dari mitos sungai di bawah Jembatan Sewo yang disebut sebagai tempat tinggal arwah kakak beradik Saedah-Saeni yang melegenda karena hidup keduanya berakhir di jembatan tersebut.
Saeni adalah seorang penari ronggeng Pantura yang berubah menjadi buaya. Oleh sebab itu, pengendara dipercaya akan selamat jika sudah memberi atau melempar 'saweran' di Jembatan Sewo.