Harta Kekayaan Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Sebut Pemain Timnas Kurang Gizi
JAKARTA - Harta kekayaan Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang sebut pemain Timnas Indonesia kurang gizi. Dirinya menjadi sorotan setelah namanya disebut dalam daftar pejabat yang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hingga saat ini, Dadan belum pernah terdaftar sebagai wajib LHKPN, meskipun telah dilantik sebagai pejabat negara. KPK telah mengingatkan Dadan untuk segera melaporkan harta kekayaannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Perkataan Dadan Hindayana Soal Pemain Timnas Tuai Kontroversi
Selain persoalan harta kekayaannya, Dadan Hindayana juga menuai perhatian karena pernyataannya mengenai pemain Timnas Indonesia. Dia mengaitkan performa Timnas yang kesulitan meraih kemenangan dengan masalah gizi yang kurang baik sejak kecil.
“Jangan heran kalau PSSI itu sulit menang karena main 90 menit berat, kenapa? Karena gizinya tidak bagus. Dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” ujar Dadan dalam sambutan di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Sabtu (22/3/2025).
Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan, Relawan Bakti BUMN Diselenggarakan di Pulau Derawan
Menurut Dadan, Jepang menjadi contoh negara yang sukses dalam meningkatkan kualitas sepak bolanya berkat program makanan bergizi yang telah berjalan selama 100 tahun. Dia juga menyoroti bahwa beberapa pemain Timnas Indonesia yang dinaturalisasi memiliki kondisi fisik yang lebih baik karena mendapatkan asupan gizi yang sesuai sejak kecil di negara asalnya.
Pernyataan Dadan tersebut memicu berbagai reaksi dari publik. Sebagian pihak menganggap bahwa perhatian terhadap gizi atlet memang penting untuk meningkatkan performa olahraga nasional. Namun, ada juga yang mengkritik pernyataan tersebut sebagai bentuk generalisasi yang kurang tepat. Sementara itu, KPK tetap menekankan bahwa Dadan wajib melaporkan harta kekayaannya sesuai dengan aturan yang berlaku.