Siapa Pemilik Ladang Ganja di Gunung Semeru? Polisi Ungkap Sosok Ini

Siapa Pemilik Ladang Ganja di Gunung Semeru? Polisi Ungkap Sosok Ini

Nasional | inews | Jum'at, 21 Maret 2025 - 03:44
share

LUMAJANG, iNews.id - Pemilik ladang ganja di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum tertangkap dan masih dalam pengejaran. Kendati demikian polisi telah mengantongi identitasnya bernama Edy, bahkan menetapkannya sebagai tersangka.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy mengatakan, satu tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia diduga berada di balik ladang ganja di kawasan Blok Pusung Duwur Resort Pengelolaan TN Wilayah Senduro dan Gucialit, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Dalam kasus ini, Polres Lumajang juga sudah menetapkan enam tersangka yakni B, N, Y, P, T, dan T. Keenamnya merupakan warga Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang dan kini sudah diadili di Pengadilan Negeri Lumajang.

"Satu orang kami tetapkan DPO dan kini masih dalam pengejaran. Enam orang sudah proses persidangan," ujar AKBP Alex saat dikonfirmasi, Jumat pagi (21/3/2025).

Menurutnya, ada sebanyak 59 titik ladang ganja yang ditemukan polisi bersama petugas pengelola TNBTS. Lokasinya di sisi timur kawasan taman nasional, tepatnya di Blok Pusung Duwur, Wilayah Senduro, yang masuk Desa Argosari.

"Area penemuan ladang tanaman ganja terbilang sangat tersembunyi. Karena terletak di kawasan yang tertutup semak belukar yang sangat lebat dengan jenis vegetasi kirinyu, genggeng dan anakan akasia serta berada di kemiringan yang curam," katanya.

"Untuk luas ladang ganja yang ditemukan di wilayah TNBTS sekitar 1 hektare di Desa Argosari kecamatan Senduro," ucapnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, pada 19 - 21 September 2024  petugas gabungan dari BB TNBTS, Polres Lumajang dan TNI menemukan 48.000 batang tanaman ganja. Tanaman itu tersebar pada 59 titik yang jika dirajang bisa mencapai 8 ton.

Kejadian ini kembali viral usai diunggah warganet terkait penemuan ladang ganja di kawasan hutan Gunung Semeru dengan menggunakan drone.

Topik Menarik