Banjir Kiriman Masih Kepung Puluhan RT di Jaktim dan Jaksel, Cililitan hingga 230 Cm
Banjir kiriman akibat luapan Kali Ciliwung masih merendam puluhan RT di Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) pada Senin (3/3/2025) siang. Hal tersebut berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta hingga pukul 12.00 WIB.
"Update pukul 12.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 57 RT," ujar Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta M Yohan.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Selatan terdapat 18 RT yang terdiri dari:- Kel. Tanjung Barat* Jumlah: 2 RT* Ketinggian: 70 sampai dengan 140 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Pengadegan* Jumlah: 1 RT* Ketinggian: 80 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Rawajati* Jumlah: 7 RT* Ketinggian: 120-300 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Pejaten Timur* Jumlah: 6 RT* Ketinggian: 30-60 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Kebon Baru* Jumlah: 2 RT* Ketinggian: 60-100 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Timur terdapat 39 RT yang terdiri dari:- Kel. Bidara Cina* Jumlah: 3 RT* Ketinggian: 240-260 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Kampung Melayu* Jumlah: 23 RT* Ketinggian: 30-195 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Balekambang* Jumlah: 3 RT* Ketinggian: 150-200 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Cawang* Jumlah: 5 RT* Ketinggian: 300 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Cililitan* Jumlah: 2 RT* Ketinggian: 140-230 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Gedong* Jumlah: 3 RT* Ketinggian: 30-40 cm* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Sedangkan Wilayah yang sudah surut sebagai berikut:1. Kel. Srengseng Sawah: 2 RT2. Kel. Lenteng Agung: 3 RT3. Kel. Kampung Melayu : 3 RT4. Kel. Tanjung Barat : 2 RT
Pengungsi:1. Kel. Kampung Melayu: 30 JiwaLokasi: SDN Kampung Melayu 01/022. Kel. Bidara Cina Lokasi: - Kantor Sekretariat RW011 Kel. Bidara Cina (6 Jiwa) - Kelurahan Bidara Cina Aula Kelurahan (21 Jiwa)3. Kel. CawangLokasi: - Musholla Al Ishlah (30 Jiwa) - Ruko - Ruko Pinggir Jalan (130 Jiwa)
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. "BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," ungkapnya.