141 Warga Sumut Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan Jelang Lebaran
DELISERDANG, iNews.id - Sebanyak 141 warga Sumatera Utara yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar dipulangkan ke Tanah Air menjelang perayaan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Total keseluruhan ada 564 korban TPPO asal Indonesia yang dipulangkan pemerintah.
Pemulangan 141 orang warga Sumut itu dilakukan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Satu di antaranya Dio yang mengungkapkan rasa syukurnya bisa pulang ke kampung halaman.
“Terima kasih Pak Prabowo dan Pak Bobby Nasution, kami bisa Lebaran bersama keluarga,” ujar Dio, Minggu (23/3/2025).
Dio mengaku menyesal tergiur gaji besar bekerja di Myanmar. Dia pun berharap tidak ada lagi yang akan menjadi korban TPPO sepertinya.
“Saya menyesal tergiur gaji besar, mereka menjanjikan Rp16 juta sebulan dan semua difasilitasi, nyatanya di sana seperti neraka. Saya berharap kepada anak-anak muda jangan mau dibujuk ke sana untuk menjadi pekerja illegal,” kata Dio.
Dio beserta korban TPPO asal Sumut lainnya dijemput oleh Pempov Sumut yang dipimpin langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan.
“Ini menjadi perhatian khusus Pak Gubernur yang memerintahkan kepada kami untuk segera menuntaskan pemulangan warga korban TPPO agar bisa segera kembali ke tengah keluarganya,” ujar Effendy Pohan.
Effendy Pohan membawa 33 korban TPPO sektor scam online menggunakan pesawat Citilink. Sebanyak 106 korban TPPO asal Sumut lainnya pulang secara mandiri, sedangkan satu orang menggunakan bus yang juga difasilitasi Pemprov Sumut.
Dijelaskan Effendy Pohan, sesuai arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution, pihaknya mengupayakan proses pemulangan tuntas meskipun saat ini penerbangan sedang padat.
“Alhamdulillah, kita bisa mendapatkan penerbangan, sehingga warga kita menjadi korban TPPO ini bisa kembali ke tengah keluarga masing-masing,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri terdapat 564 WNI/PMI korban TPPO di Myanmar yang berasal dari 27 provinsi. Korban dimaksud dipulangkan dari Myanmar pada tanggal 18 -19 Maret 2025 menggunakan tiga pesawat charter rute penerbangan Don Mueang International Airport, Bangkok menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Sebanyak 564 WNI korban TPPO tersebut kemudian ditampung di Asrama Haji Kementerian Agama untuk assessment kesehatan, psikologi dan Berita Acara Pemeriksaan sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.
Selanjutnya, gubernur mengoodinasikan Gugus Tugas TPPO provinsi dengan perangkat daerah terkait serta Forkopimda di wilayah masing-masing untuk proses penjemputan atau pemulangan dan tindak lanjut penanganan korban TPPO secara berjenjang sampai ke daerah asal.