Kisah Ratu Camilla, Selingkuhan Raja yang Kini Sandang Gelar Permaisuri

Kisah Ratu Camilla, Selingkuhan Raja yang Kini Sandang Gelar Permaisuri

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 25 Februari 2025 - 10:40
share

Ratu Camilla, yang kini bergelar Ratu Permaisuri Inggris, pernah menjadi sosok kontroversial di dalam Keluarga Kerajaan. Dulu, ia dikenal sebagai selingkuhan Raja Charles III saat masih menikah dengan Putri Diana.

Namun, setelah bertahun-tahun berada dalam bayang-bayang sejarah, Ratu Camilla berhasil memperoleh pengakuan dan kini mendampingi Raja Charles III sebagai Permaisuri Inggris.

Bagaimana kisahnya dari seorang wanita yang dianggap perusak rumah tangga kerajaan hingga akhirnya diterima sebagai bagian dari kerajaan? Inilah perjalanan hidup Ratu Camilla yang penuh lika-liku.

Kisah Ratu Camilla

Awal Pertemuan dengan Raja Charles III

Foto/Getty Images

Dilansir dari People, Selasa (25/2/2025), Camilla Rosemary Shand lahir pada 17 Juli 1947 di London, Inggris, dari keluarga aristokrat. Ia bertemu dengan Charles yang saat itu masih bergelar pangeran pertama kali pada 1970 melalui seorang teman bersama.

Sejak awal, keduanya memiliki hubungan yang erat karena mempunyai minat yang sama. Terutama dalam bidang berkuda dan kehidupan sosial kalangan bangsawan.

Namun, hubungan mereka terhenti ketika Charles harus bertugas di Angkatan Laut Kerajaan. Pada saat itu, Camilla justru bertunangan dan menikah dengan Brigadir Andrew Parker Bowles pada 1973. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak, Tom Parker Bowles dan Laura Lopes.

Meskipun sudah menikah, Camilla tetap menjalin persahabatan dekat dengan Charles, yang kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih dalam.

Perselingkuhan dengan Raja Charles III dan Skandal Kerajaan

Foto/Getty Images

Charles menikahi Putri Diana pada 1981 dalam pernikahan mewah yang disebut sebagai pernikahan abad Ini. Namun, di balik gemerlap acara tersebut, pernikahan mereka tidak berjalan harmonis.

Charles masih menyimpan perasaan untuk Camilla, dan hubungan mereka pun kembali terjalin meskipun masing-masing telah berkeluarga. Skandal ini akhirnya terbongkar ke publik pada 1992, saat percakapan mesra antara Charles dan Camilla bocor ke media.

Rekaman yang dikenal sebagai “Camillagate” ini memperdengarkan percakapan intim mereka yang kemudian menjadi bahan pemberitaan besar di seluruh dunia. Diana sendiri mengonfirmasi adanya perselingkuhan ini dalam wawancara terkenal dengan BBC Panorama pada 1995.

“Ada tiga orang dalam pernikahan ini, jadi agak sesak,” kata Diana.

Skandal ini mengguncang monarki Inggris dan membuat reputasi Camilla hancur di mata publik. Ia dianggap sebagai orang ketiga yang menghancurkan rumah tangga Charles dan Diana.

Pada 1996, Diana dan Charles resmi bercerai, dan setahun kemudian, Diana meninggal dalam kecelakaan tragis di Paris. Setelah kematian Diana, Camilla berusaha menjaga jarak dari sorotan publik untuk meredam kebencian masyarakat terhadapnya.

Kembalinya Ratu Camilla ke Kehidupan Publik dan Pernikahan dengan Raja Charles III

Foto/Getty Images

Seiring berjalannya waktu, Keluarga Kerajaan perlahan mulai merehabilitasi citra Camilla. Pada 1999, hubungan mereka mulai diperkenalkan kembali ke publik melalui penampilan bersama di acara resmi. Camilla juga mulai mengambil peran dalam kegiatan amal dan sosial, yang secara bertahap membantu memperbaiki reputasinya di mata publik.

Akhirnya, pada 9 April 2005, Charles dan Camilla menikah dalam upacara sipil yang sederhana di Windsor Guildhall. Karena status Charles sebagai pewaris takhta, pernikahan mereka tidak dilakukan di gereja, tetapi mereka menerima restu dari Ratu Elizabeth II.

Setelah menikah, Camilla mendapatkan gelar Duchess of Cornwall dan mulai menjalankan tugas kerajaan sebagai pendamping Charles.

Menjadi Ratu Permaisuri Inggris

Foto/Getty Images

Ketika Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September 2022, Charles resmi menjadi Raja Inggris dengan gelar Raja Charles III. Sebelumnya, ada spekulasi bahwa Camilla tidak akan menyandang gelar Ratu Permaisuri karena sejarahnya yang kontroversial.

Namun, dalam pernyataan yang dikeluarkan Ratu Elizabeth II pada awal 2022, ia mengungkapkan keinginannya agar Camilla kelak dikenal sebagai Ratu Permaisuri saat Charles naik takhta.

Pada 6 Mei 2023, Camilla resmi dinobatkan sebagai Ratu Permaisuri Inggris dalam upacara penobatan Raja Charles III di Westminster Abbey. Gelar ini menandai penerimaan penuh Camilla dalam Kerajaan Inggris, sesuatu yang tidak terpikirkan oleh banyak orang pada masa lalu.

Perjalanan Ratu Camilla di Mata Publik

Foto/Getty Images

Transformasi Camilla dari wanita simpanan menjadi Ratu Permaisuri adalah salah satu perjalanan paling dramatis dalam sejarah Kerajaan Inggris. Awalnya dibenci karena perannya dalam perpisahan Charles dan Diana, Camilla secara perlahan berhasil membangun kembali reputasinya melalui kerja keras dan dedikasinya terhadap tugas kerajaan.

Kini, sebagai Ratu Permaisuri, Camilla memiliki peran penting dalam mendampingi Charles dalam menjalankan pemerintahan. Meski bayang-bayang masa lalu masih melekat, ia telah berhasil mengukuhkan dirinya sebagai bagian yang sah dari Keluarga Kerajaan.

Topik Menarik