Apa Itu Invictus Games yang Akan Dibawa Pangeran Harry ke Inggris?

Apa Itu Invictus Games yang Akan Dibawa Pangeran Harry ke Inggris?

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 24 Februari 2025 - 14:00
share

Pangeran Harry dikabarkan akan kembali membawa Invictus Games ke Inggris setelah sukses digelar di beberapa negara. Terbaru, acara ini diselenggarakan di Vancouver dan Whistler, Kanada.

Meskipun Pangeran Harry dan Meghan Markle telah memutuskan mundur dari tugas kerajaan pada 2020, keduanya tetap aktif dalam kegiatan sosialnya. Termasuk Invictus Games.

Dilansir dari Express, Senin (24/2/2025), setelah beberapa tahun diselenggarakan di berbagai negara, kini beredar kabar bahwa Harry berencana membawa kembali Invictus Games ke Inggris.

Keputusan ini dianggap sebagai langkah besar, mengingat hubungan pangeran 40 tahun itu dengan Keluarga Kerajaan masih penuh ketegangan. Namun, membawa kembali Invictus Games ke tanah kelahirannya dapat menjadi momen penting untuk mempererat kembali hubungan dengan negaranya dan menunjukkan bahwa ia masih peduli terhadap para veteran Inggris.

Apa Itu Invictus Games?

Invictus Games adalah ajang olahraga internasional yang dikhususkan bagi para veteran dan personel militer yang mengalami cedera fisik maupun mental akibat tugas mereka di medan perang. Kompetisi ini dirancang sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap mereka yang telah berjuang demi negaranya, sekaligus sebagai sarana rehabilitasi melalui olahraga.

Nama Invictus berasal dari bahasa Latin yang berarti tidak terkalahkan, mencerminkan semangat ketahanan, keberanian, dan keteguhan hati para peserta yang telah melewati berbagai tantangan dalam hidup mereka.

Foto/Getty Images

Sejarah dan Latar Belakang Invictus Games

Invictus Games pertama kali digagas oleh Harry, Duke of Sussex, yang terinspirasi oleh Warrior Games di Amerika Serikat. Saat itu, ia melihat bagaimana olahraga mampu membantu para veteran yang mengalami cedera, baik secara fisik maupun mental, untuk kembali menemukan tujuan dalam hidup mereka.

Dengan dukungan dari berbagai organisasi, adik Pangeran William itu menginisiasi Invictus Games pertama pada 2014 di London, Inggris. Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 400 atlet dari 13 negara dan menjadi momentum besar bagi para veteran yang ingin menunjukkan bahwa mereka tetap bisa berprestasi meskipun menghadapi keterbatasan fisik.

Kesuksesan edisi perdana membuat Invictus Games berkembang menjadi acara rutin yang diadakan di berbagai negara. Termasuk London Inggris (2014), Orlando Amerika Serikat (2016), Toronto Kanada (2017), Sydney Australia (2018), Den Haag Belanda (2022), Dusseldorf Jerman (2023-2024).

Setiap edisi menghadirkan berbagai cabang olahraga yang memungkinkan partisipasi luas dari para atlet dengan disabilitas akibat perang.

Cabang Olahraga yang Dipertandingkan

Invictus Games mengadopsi berbagai cabang olahraga yang telah disesuaikan agar dapat diikuti oleh atlet dengan berbagai kondisi fisik. Beberapa di antaranya adalah:

1. Atletik (lari, lempar, dan lompat)2. Basket kursi roda3. Rugby kursi roda4. Renang5. Bersepeda (termasuk sepeda tangan)6. Dayung dalam ruangan7. Panahan8. Powerlifting9. Voli duduk10. Golf adaptif

Olahraga-olahraga ini dipilih karena memberikan manfaat fisik dan mental bagi para atlet yang berpartisipasi, serta memungkinkan mereka untuk menunjukkan keuletan dan daya juang mereka.

Dampak Positif Invictus Games

Invictus Games bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Acara ini memiliki dampak besar dalam berbagai aspek, termasuk:

1. Rehabilitasi Mental dan Fisik

Banyak veteran mengalami cedera fisik yang membatasi aktivitas mereka, sementara beberapa lainnya mengalami trauma psikologis seperti PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder). Melalui olahraga, mereka dapat menemukan kembali semangat hidup dan membangun rasa percaya diri.

2. Meningkatkan Kesadaran Publik

Invictus Games membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perjuangan para veteran dan pentingnya dukungan terhadap mereka setelah bertugas.

3. Membangun Solidaritas Internasional

Ajang ini mempertemukan para veteran dari berbagai negara, membangun persahabatan dan solidaritas di antara mereka yang memiliki pengalaman serupa di medan perang.

4. Memberikan Kesempatan Baru bagi Veteran

Beberapa peserta menemukan kembali passion mereka dalam olahraga dan bahkan melanjutkan ke kompetisi internasional seperti Paralympic Games.

Topik Menarik