Emiten Pelayaran (TMAS) Tebar Dividen Rp228 Miliar dan Angkat Dirut Baru
JAKARTA - PT Temas Tbk (TMAS) menyetujui untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp228,2 miliar atau sebesar Rp4 per saham kepada para pemegang saham. Sementara itu, laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya tercatat sebesar Rp493,3 miliar.
Keputusan ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024.
"Persetujuan penetapan laba bersih yang dialokasikan sebesar Rp228,2 miliar sebagai dividen tunai atau setara dengan Rp4 per lembar saham dan sisanya sebesar Rp493 miliar akan disimpan sebagai laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya," kata Corporate Secretary Temas Marthalia Vigita dalam Public Expose TMAS, Senin (24/3/2025).
1. Pergantian Direksi
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengunduran diri Faty Kusumo dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Sebagai penggantinya, Ricky Effendi diangkat sebagai Direktur Utama yang baru, berlaku hingga penutupan RUPST tahun 2026.
Dengan demikian, susunan direksi TMAS menjadi sebagai berikut:
Direktur Utama: Ricky Effendi
Direktur: Ganny Zheng
Direktur: Widy Kiswanto
Susunan Dewan Komisaris
Untuk susunan Dewan Komisaris tidak mengalami perubahan sampai tahun 2027 yaitu:
Komisaris Utama: Harto Khusumo
Komisaris Independen: Alfred Natsir
Komisaris Independen: Theo Lekatompessy
2. Laporan Keuangan TMAS
Dari sisi kinerja sepanjang tahun 2024, Perseroan membukukan total pendapatan sebesar Rp4,34 triliun, meningkat tipis 1 persen dari Rp4,30 triliun di tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih mengalami penurunan 11 persen menjadi Rp721 miliar dari Rp815 miliar pada 2023. Total biaya mencapai Rp3,44 triliun meningkat 8 persen dibanding tahun 2023 sebesar Rp3,19 triliun.
"Penurunan laba ini disebabkan oleh dinamika pasar dan kenaikan harga bahan bakar minyak yang menjadi komponen utama biaya operasi kapal. Meski begitu, kami tetap optimis menatap tahun ini dengan berbagai strategi yang sudah dipersiapkan," ujar Direktur Utama Temas Ricky Effendi
3. Alokasikan Capex Rp3 Triliun
PT Temas Tbk (TMAS) mengumumkan alokasi anggaran belanja modal (capex) sebesar Rp3 triliun pada tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan armada baru, perlengkapan, dan peralatan bagi perusahaan serta entitas anak usahanya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perseroan untuk mengoptimalkan kinerja dan memperkuat daya saing di tahun 2025.
Direktur Utama Temas Ricky Effendi mengatakan, perseroan akan terus mengoptimalkan layanan pelayaran, kepelabuhanan, serta layanan depo dan pergudangan.
"Dengan berbagai strategi yang sudah dirancang, TEMAS berharap dapat terus mengembangkan bisnisnya dan menghadirkan solusi logistik yang lebih ramah lingkungan dan efisien di tahun 2025," ujar Ricky.
Selain itu, Temas juga mengambil langkah awal inisiasi dekarbonisasi untuk mendukung program pemerintah yaitu Net Zero Emission pada tahun 2060. Ricky mengungkapkan bahwa komitmen tersebut merupakan langkah awal besar perusahaan dalam mengembangkan bisnis baru di bidang distribusi energi & energi.
IHSG Anjlok 1,42 Tembus 6.400
Perseroan melalui anak usaha PT Asia Marine Temas juga mendirikan anak usaha baru bernama PT Temas Training Hub. Perusahaan ini akan fokus pada pelatihan dan pendidikan awak kapal sesuai dengan standar regulasi terbaru, guna mendukung operasional kapal-kapal untuk masa depan.