62 RT Terendam Banjir Akibat Luapan Ciliwung, Terbanyak di Jaktim Ketinggian 300-370 Cm
JAKARTA - Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan banjir akibat luapan Kali Ciliwung terus meluas hingga 60 RT lebih pada Senin (3/3/2025). Adapun terbanyak wilayah Jakarta Timur dengan ketinggian 300-370 centimeter.
"Update pukul 09.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 62 RT," ujar Isnawa.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Selatan terdapat 20 RT yang terdiri dari:
- Kel. Tanjung Barat
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 80 s.d 300 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Pengadegan
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 130 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Rawajati
* Jumlah: 7 RT
* Ketinggian: 100 s.d 220 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Pejaten Timur
* Jumlah: 6 RT
* Ketinggian: 30 s.d 370 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Kebon Baru
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 60 s.d 100 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Timur terdapat 42 RT yang terdiri dari:
- Kel. Bidara Cina
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian: 210 s.d 220 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Kampung Melayu
* Jumlah: 26 RT
* Ketinggian: 30 s.d 150 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Balekambang
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian:180 s.d 240 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Cawang
* Jumlah: 5 RT
* Ketinggian: 300 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Cililitan
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 150 s.d 250 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Gedong
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian: 80 s.d 200 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Sedangkan Wilayah yang sudah surut sebagai berikut:
1. Kel. Srengseng Sawah: 2 RT
2. Kel. Lenteng Agung: 3 RT
"Pengungsi 30 jiwa di SDN Kampung Melayu 01/02. 27 jiwa di Bidara Cina," ucapnya.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI masih mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," pungkasnya.