Pengakuan Niluh Djelantik Merasa Dihina dan Dib*nuh Karakternya

Pengakuan Niluh Djelantik Merasa Dihina dan Dib*nuh Karakternya

Berita Utama | netralnews.com | Selasa, 4 Oktober 2022 - 06:00
share

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengusaha Niluh Djelantik rupanya merasa dihina dan dibunuh karakternya. Hal itu dia ungkapkan, menjawab pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar di Twitter.

"Kebayang dulu teman2 di Nasdem yang ikut berjuang di Pilgub 2017 melawan Anies, sekarang wajib mempromosikannya.. Wkwkkwkw... Ancur mina," tulis Denny, Senin (3/10/2022).

Niluh Djelantik yang akrab disapa Mbok itu kemudian melakukan tangkapan layar dan mengunggah ulang cuitan Denny di feed Instagramnya. Dia kemudian memberikan tanggapan pada kolom caption.

Menurut Niluh, teman yang Denny maksud itu ada dua orang. Pertama adalah mendiang Birgaldo Sinaga yang telah meninggal dunia. Kedua adalah Niluh Djelantik yang mundur dari Partai Politik (Parpol) NasDem secara resmi pada 3 Oktober 2022.

Mbok sebut, Denny mungkin lupa pada 2018 sudah meyakinkan Birgaldo dan Niluh masuk Nasdem. Maka dari itu dia meminta Denny tidak mengolok-olok lagi, apalagi Birgaldo telah meninggal.

"Ayo dong umumkan berita ini ke followermu yang berlomba menghina bahkan memb*nuh karakter kami, dan kamu seolah "menikmati"nya. Gak usah mengolok-olok lagi. Bir udah pergi," kata Niluh.

Niluh sarankan Denny untuk belajar menjadi manusia sebelum menjadi sahabat sejati. "Paham sayang @dennysirregar," tulis wanita yang tinggal di Bali itu.

"Coba tanya siapa yang nyuruh Birgaldo dan ND masuk NasDem lalu kemudian malah mengolok bahkan menghina?," tanya Niluh, menjawab komentar warganet yang anggap Niluh berlebihan.

Pernyataan itu disampaikan Niluh setelah sebelumnya dia menyampaikan ucapan selamat tinggal pada Nasdem. Pengumuman secara resmi, akan dia sampaikan menyusul.

"Rapatkan barisan Kesayangan. Berjuang dengan integritas dan hati nurani untuk rakyat termarjinalkan," tulis dia.

Dia tegaskan konsisten tegak lurus pada perjuangan untuk rakyat bersama rakyat. Tindakan itu akan tetap dilakukan Niluh, dengan atau tanpa partai politik.

"Sikapku tegas. Integritasku jelas. Terima kasih atas support kesayangan yang setia menemaniku," kata dia.

Topik Menarik