TMMD ke-123 di Kotabaru, TNI Buka Lahan Pertanian hingga Pengerasan Jalan di Desa Talusi

TMMD ke-123 di Kotabaru, TNI Buka Lahan Pertanian hingga Pengerasan Jalan di Desa Talusi

Terkini | inews | Kamis, 27 Februari 2025 - 00:26
share

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Ke-123 Kodim 1004/Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka lahan pertanian seluas 2 hektare guna mendukung ketahanan pangan di Desa Talusi Kecamatan, Pamukan Selatan, Kotabaru. Operasi bakti TNI ini merupakan agenda TMMD ke-123 di Kotabaru, Kalsel.

Dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat Kotabaru, pemerintah dan TNI bekerja sama dengan tujuan akan membuat beragam fasilitas. Untuk dapat mencapai tujuan itu, TNI dan Pemerintah Kotabaru saat ini sedang berkolaborasi dalam rancangan rencana bertajuk TNI TMMD ke-123.,

Hal ini merujuk pada salah satu wilayah di Kotabaru yakni Desa Talusi karena tak sedikit warga di sana merasa terhambat dengan beberapa fasilitas umum rusak dan kurang memadai. Seperti perbaikan dan pembangunan jalan, musala, MCK dan fasilitas umum lainnya.

Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo menjelaskan, TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, kementerian dan pemerintah daerah. TMMD juga selalu dilaksanakan secara terintegrasi sehingga ada kolaborasinya antara TNI dengan masyarakat dan pemerintah daerah maupun kelembagaan lain yang ada di pemerintahan.

"Tujuan utama TMMD ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sasaran utama perbaikan infrastruktur, pengerasan jalan," ujarnya di acara Speak After Lunch di iNews TV, Rabu (26/2/2025).

Menurutnya dengan perbaikan infrastruktur akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Dari segi pendidikan, anak sekolah mudah untuk berangkat menuju ke sekolahnya. Kemudian dari segi ekonomi, para petani mudah ataupun tidak terbebani dalam mengirimkan hasil pertanian ke suatu tempat atau pasar.

Pemilihan Desa Talusi untuk lokasi TMMD karena daerah ini bagian dari wilayah 3T. Sehingga perlunya pembangunan di desa tertinggal ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain itu juga akan dilakukan rehab tempat ibadah musala bagi umat Islam yang kaitannya akan menjalani puasa lalu salat tarawih dan Idul Fitri.

"Kami akan rehab musala agar warga tidak jauh-jauh harus beribadah tarawih sampai ke desa sebelah," ucapnya.

Topik Menarik