Meski Juara Singapore International Challenge 2025, Zaki Ubaidillah Masih Belum Puas

Meski Juara Singapore International Challenge 2025, Zaki Ubaidillah Masih Belum Puas

Olahraga | okezone | Senin, 24 Februari 2025 - 07:23
share

SINGAPURA – Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah baru saja merebut gelar juara di turnamen bulu tangkis Singapore International Challenge 2025. Meski berprestasi Zaki justru tak terlalu puas karena dari segi permainan dirinya masih banyak melakukan kekurangan.

Untuk diketahui, Indonesia sangat mendominasi Singapore International Challenge 2025 dengan menempatkan enam wakil di partai final. Hasilnya, Indonesia memboyong empat gelar juara, dan dua runner up.

1. Zaki Ubaidillah Berjaya

Ubed meraih gelar juara usai kalahkan kompatriotnya, Prahdiska Bagas Shujiwo. Pemain berusia 17 tahun itu menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-17. Ini menjadi gelar perdananya di tahun ini.

"Saya mengucap syukur alhamdulillah bisa mengambil gelar pertama saya di tahun ini," ungkap Ubed dalam keterangan PBSI, Senin (24/2/2025).

"Walau juara tapi saya masih harus meningkatkan fisik dan mental pertandingannya. Saya harus lebih berani di lapangan," sambungnya.

Zaki Ubaidillah. (Foto: PBSI)

2. Dapat Pujian dari sang Pelatih

Atas pencapaian all Indonesian finals di tunggal putra itu, pelatih Indra Widjaja amat bersyukur. Dia mengapresiasi kerja keras anak-anak asuhnya.

"Pertama saya bersyukur atas pencapaian ini. Saya juga senang karena anak asuh saya menunjukkan permainan yang maksimal, semangat yang tinggi dan all out," tutur Indra.

 

"Sejauh ini sinergi saya dengan anak-anak berjalan cukup baik. Saya mengapresiasi kerja keras mereka di sini, bukan hanya untuk Ubed dan Bagas tapi juga Reza (Muhammad Reza Al Fajri)," lanjutnya.

Lebih lanjut, Indra ingin anak asuhnya terus menunjukkan perkembangan yang positif. Dengan harapan, prestasi seperti ini terus berlanjut ke depan.

Zaki Ubaidillah. (Foto: PBSI)

"Di pratama (Bagas dan Reza) pasti tujuannya adalah menembus level utama. Kami harus bertumbuh dan berkembang secara positif. Semoga mulai dari sini akan berlanjut ke turnamen-turnamen berikutnya," harap Indra.

Sebagai informasi, tiga gelar juara lainnya didapat oleh Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran), Ruzana (tunggal putri), dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ganda putra). Sementara  Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu (ganda putri) harus puas jadi runner up seperti Prahdiska.

Topik Menarik