Bukan karena Tak Nasionalis, Ini Penyebab Mees Hilgers Sering Cedera saat Bela Timnas Indonesia

Bukan karena Tak Nasionalis, Ini Penyebab Mees Hilgers Sering Cedera saat Bela Timnas Indonesia

Terkini | okezone | Selasa, 25 Maret 2025 - 01:29
share

BUKAN karena tak nasionalis, penyebab Mees Hilgers sering cedera saat membela Timnas Indonesia akan diulas Okezone. Mees Hilgers baru tiga kali membela Timnas Indonesia setelah mendapatkan paspor Indonesia pada September 2024,

1. Timnas Indonesia Cedera saat Lawan China dan Australia

Namun, tiap kali membela Timnas Indonesia, bek 23 tahun ini mengalami cedera. Saat membela Timnas Indonesia kontra China di matchday empat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa, 15 Oktober 2024 malam WIB, Mees Hilgers diganti di awal babak kedua. 

Mees Hilgers cedera di laga Timnas Indonesia vs Timnas Australia. (Foto: PSSI)

Menurut pelatih Timnas Indonesia saat itu, Shin Tae-yong, Mees Hilgers diganti karena mengalami cedera. Masalah yang sama juga dialami Mees Hilgers saat memperkuat Timnas Indonesia kontra Australia di matchday tujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis 20 Maret 2025.

Laga menginjak menit ke-60, Mees Hilgers digantikan Sandy Walsh karena mengalami cedera paha. Kelar pertandingan melawan Australia, Mees Hilgers melakukan pengecekan cedera di Tanah Air. Hasilnya, Mees Hilgers dinyatakan belum bisa pulih lebih cepat sehingga dinyatakan absen melawan Bahrain pada Selasa (25/3/2025).

Mees Hilgers pun pulang ke Belanda pada Minggu, 23 Maret 2025 dini hari WIB. Kepulangan Mees Hilgers ke Belanda mengundang nada miring. Bahkan ada yang menyebut Mees Hilgers tidak bermain dengan hati ketika membela Timnas Indonesia.

Tirta Mandira Hudhi atau yang biasa disapa dr. Tirta mencoba membeberkan alasan logis kenapa Mees Hilgers sering cedera tiap kali membela Timnas Indonesia. Mees Hlgers dinilai dr. Tirta kesulitan beradaptasi sehingga tubuhnya sering kram saat membela Timnas Indonesia karena perbedaan iklim antara Belanda, China ataupun Australia.

 

2. Mees Hilgers Kesulitan Beradaptasi dengan Iklim Setempat

"Kenapa Mees Hilgers itu tiap kali main untuk Timnas Indonesia sering cedera? Jawabannya karena jetlag. Mees Hilgers itu bukan orang Indonesia asli yang tinggal di Humidity (Kelembapan) 80 persen," kata dr. Tirta, Okezone mengutip dari channel YouTube Sport77official, Selasa (25/3/2025).

Mees Hilgers (paling kanan) gagal lawan Bahrainn malam ini. (Foto: PSSI)

"Sementara itu, humidity di Indonesia itu 80 ke atas ya, sedangkan di Belanda sana itu kering. Otomatis kalau kita humidity-nya 80, keringat cepat keluar. Rasain sendiri dong kalau lari di Jakarta belum apa-apa sudah keringatan," lanjut dokter berusia 34 tahun ini.

"Nah kalau keringatnya berlebihan, otomatis kita rentan dehidrasi. Efek sampingnya menjadi rentan kram. Begitu dia kembali ke asalnya (Belanda), balik normal (langsung pulih dari cedera). Itulah rata-rata orang Indonesia kenapa PB Marathon-nya di luar negeri. Kenapa? Karena di sana lebih dry. Jadi orang itu lebih nge-shift," tegas dokter yang pertama kali mencuat di era Covid-19.

Dr. Tirta juga menyoroti jauhnya penerbangan Mees Hilgers yang dijalani dari Belanda ke Australia. Jauhnya penerbangan membuat tubuh Mees hilgers yang baru pulih dari cedera belum siap melakoni pertandingan dengan intensitas tinggi.

"Kedua karena jetlag. Bro, kamu kira Belanda ke Australia itu kayak Jakarta ke Bandung. Mees Hilgers dari Belanda ke Australia itu sudah berapa kali transit. Baru dua hari aklimatisasi langsung main," ujar dr. Tirta.

Akhir pekan lalu, ibu Mees Hilgers dan sang kakak, Sara, sudah tiba di Manado. Mereka rencananya menyaksikan langsung aksi Mees Hilgers di SUGBK nanti malam. Namun, karena Mees Hilgers keburu balik ke Belanda lebih cepat, ibu dan kakak Mees Hilgers gagal menyaksikan langsung aksinya. Kakak dna ibu Mees Hilgers sendiri baru tiba di Jakarta dari Manado kemarin pagi.

Topik Menarik