Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara Dunia

Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara Dunia

Terkini | okezone | Senin, 24 Maret 2025 - 12:07
share

JAKARTA - Idul Fitri atau lebaram merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Meskipun inti perayaannya sama, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan, setiap negara memiliki tradisi uniknya sendiri dalam merayakan hari kemenangan ini.

Berikut adalah beberapa tradisi unik Idul Fitri atau Lebaran dari berbagai negara Muslim di dunia.

1. Uni Emirat Arab (UEA) - Permadani, Henna, dan Perayaan Komunitas

Di UEA, perayaan Idul Fitri tak hanya berpusat pada keluarga tetapi juga komunitas. Banyak keluarga menghias rumah mereka dengan permadani dan spanduk warna-warni, sebuah tradisi turun-temurun yang menambah semarak perayaan. Selain itu, taman dan arena publik dihiasi dengan bendera festival, memberikan ruang bagi mereka yang ingin merayakan Idul Fitri secara bersama-sama. Salah satu tradisi terkenal dari UEA yang telah menyebar ke seluruh dunia adalah menghias tangan wanita dengan henna, yang melambangkan kecantikan dan penyembuhan.

2. Turki - Seker Bayramı dan Tradisi Menghormati Orang Tua

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai Seker Bayramı atau "Festival Gula", yang berlangsung selama tiga hari. Anak-anak mendapatkan permen, baklava, dan makanan manis lainnya dari tetangga dan kerabat. Selain itu, salah satu tradisi yang paling dihormati adalah mencium tangan kanan orang yang lebih tua, lalu menempelkannya di dahi sebagai tanda penghormatan.

3. Islandia - Puasa Panjang dan Hidangan Multikultural

Muslim di Islandia menghadapi tantangan unik selama Ramadan, yaitu berpuasa hingga 22 jam sehari karena fenomena matahari tengah malam. Mereka memiliki pilihan untuk mengikuti waktu matahari terbit dan terbenam dari negara lain seperti Arab Saudi. Saat Idul Fitri tiba, perayaan menjadi sangat spesial dengan komunitas Muslim yang berkumpul di masjid Reykjavik dan membawa hidangan dari berbagai budaya, seperti masakan Indonesia, Mesir, dan Eritrea.

 

4. Maroko - Perayaan Sederhana dengan Hidangan Khas

Di Maroko, Idul Fitri lebih fokus pada kebersamaan dan makanan daripada aspek komersial. Setelah salat subuh, keluarga menikmati hidangan khas seperti daging domba, kuskus, dan kurma. Makanan manis seperti ma’amoul, kue rempah yang diisi dengan kurma, juga menjadi bagian dari tradisi yang tidak terpisahkan.

5. Dakar, Senegal - Salat Idul Fitri di Pantai

Di Dakar, ribuan Muslim mengenakan pakaian putih berkumpul untuk melaksanakan salat Idul Fitri di pantai, dekat Makam Seydina Limamou Laye di distrik Yoff. Tradisi ini menciptakan suasana spiritual yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas Muslim di Senegal.

6. Mesir - Kahk dan Kemeriahan Keluarga

Di Mesir, Idul Fitri dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga dan menyantap hidangan khas seperti fatta (campuran nasi, daging, dan roti) serta kunafa (dessert berbahan dasar keju dan sirup). Makanan manis lainnya seperti kahk, kue isi kacang dengan taburan gula halus, juga sangat populer. Selain itu, banyak keluarga membeli pakaian baru untuk anak-anak mereka sebagai bagian dari tradisi perayaan.

7. Arab Saudi - Tradisi Balap Unta dan Hiburan Rakyat

Di Arab Saudi, perayaan Idul Fitri dimulai dengan pengamatan hilal (bulan baru). Setelah salat Id, masyarakat merayakannya dengan berpesta, bertukar hadiah, dan mengunjungi keluarga. Tradisi unik lainnya adalah balap unta, pertunjukan tarian tradisional, serta berbagai festival kembang api dan acara hiburan di seluruh negeri.

8. Afghanistan - Tokhm-Jangi, Adu Telur Rebus

Afghanistan memiliki salah satu tradisi Idul Fitri yang paling unik, yaitu Tokhm-Jangi, atau "pertempuran telur". Dalam permainan ini, peserta melukis telur rebus dan kemudian berusaha memecahkan telur lawan dengan telur mereka sendiri. Permainan ini mirip dengan tradisi adu conker di Eropa dan menjadi hiburan favorit selama Lebaran.

 

9. Selandia Baru - Perayaan Multikultural di Eden Park

Di Selandia Baru, Idul Fitri semakin populer dan dirayakan dengan perpaduan budaya Muslim dan lokal. Selain salat subuh dan pertemuan komunitas, perayaan di kota-kota besar seperti Auckland diadakan di tempat ikonik seperti Eden Park. Acara ini menghadirkan karnaval, kios makanan halal, serta permainan interaktif seperti banteng mekanik dan foosball manusia, mencerminkan inklusivitas dan keberagaman masyarakat Selandia Baru.

10. Indonesia - Halal Bihalal dan Lapis Legit

Di Indonesia, tradisi khas Idul Fitri adalah Halal Bihalal, yaitu acara silaturahmi di mana orang-orang saling bermaafan setelah salat Id. Selain itu, hidangan Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang selalu hadir di meja makan. Untuk makanan manis, Indonesia dikenal dengan lapis legit, kue berlapis warna-warni yang memikat selera.

Topik Menarik