Libur Lebaran, Polisi Terapkan One Way Menuju Jalur Wisata Pantai Carita dan Anyer
Beberapa perguruan tinggi di Indonesia memiliki kawasan hutan di dalam atau sekitar kampus mereka yang berfungsi sebagai laboratorium alam, sarana konservasi, dan ruang hijau bagi civitas akademika.
Setiap kampus mempunyai sarana dan fasilitas untuk menunjang kegiatan akademiknya. Namun tak hanya itu, kampus juga bertanggungjawab mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini 7 universitas di Indonesia yang memiliki hutan kampus.
7 Perguruan Tinggi di Indonesia yang Punya Hutan Kampus
1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
UGM yang juga memiliki Fakultas Kehutanan dimana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu alumninya. Sejak tahun 1972, UGM memiliki Hutan Biologi yang awalnya merupakan kebun obat. Foto/UGM.Kini, hutan ini menjadi tempat konservasi berbagai spesies tanaman langka dan habitat bagi beberapa jenis hewan, serta dimanfaatkan sebagai laboratorium ekologi dan konservasi bagi mahasiswa.
Hutan Biologi yang pengelolaannya di bawah Fakultas Biologi ini memiliki luas sekitar 1,6 hektare. Terletak di sebelah barat Fakultas Biologi UGM.
Selain Hutan Biologi, UGM juga mempunyai hutan di Bawah pengelolaan Fakultas Kehutanan. Perbedaan keduanya adalah hutan Fakultas Kehutanan adalah hutan buatan sementara hutan biologi tumbuhannya tumbuh alami.
2. IPB University
IPB University memiliki Hutan Pendidikan Gunung Walat di daerah Sukabumi yang statusnya adalah Kawasan hutan milik negara yang dikelola Fakultas Kehutanan.Foto/IPB University.Hutan ini menjadi tempat praktikum dan penelitian mahasiswa dan memiliki luas 359 hektare dan aktif menjadi tempat penelitian dari dalam maupun luar negeri.
3. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Unnes memiliki hutan mini yang tersebar di berbagai area kampus, seperti di depan Fakultas Bahasa dan Seni, sekitar Fakultas Teknik, dan dekat Lapangan Sepakbola Fakultas Ilmu Keolahragaan. Hutan mini ini berfungsi sebagai area konservasi dan edukasi bagi mahasiswa.4. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Di kampus Jatinangor, ITB memiliki Arboretum yang ditanami sekitar 2.000 pohon dari berbagai varietas. Arboretum ini berfungsi sebagai sarana edukasi terintegrasi, konservasi plasma nutfah, dan lahan praktikum bagi Program Studi Rekayasa Kehutanan. Foto/ITB.Selain itu, ITB juga dipercaya oleh Pemprov Jawa Barat untuk mengelola 10 hektar lahan di Kawasan konservasi terpadu Kiara Payung untuk dikembangkan menjadi hutan mengingat kondisi geografisnya yang rawan erosi.
5. Universitas Brawijaya (UB)
UB mengelola Hutan Pendidikan UB Forest seluas 554 hektare di lereng Gunung Arjuno, Malang. Kawasan ini berfungsi sebagai laboratorium hidup untuk penelitian, pengembangan agroforestri, ekowisata, dan pusat pelatihan bagi mahasiswa dan masyarakat.6. Universitas Diponegoro (Undip)
Undip juga memiliki hutan yang dinamai Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanadipa yang terletak di Kawasan Perhutani KPH Semarang dengan luas 99,65 hektar di Desa Susukan, Ungaran, Semarang.Undip mengelola hutan sebagai sarana pendidikan, penelitian dan pengembangan berbasis konservasi, mengelola hutan dengan memperhatikan prinsip-prinsip konservasi, pengelolaannya didukung banyak keilmuan yang relevan seperti ilmu lingkungan, teknik, ekonomi maupun sosial.
Adapun jenis tanaman yang ada di hutan ini antara lain pohon jati, sengon, mahoni, termasuk tanaman Multi-Purpose Tree Species (MPTS) seperti pohon durian, petai, kopi, sukun, dan mangga.
7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin merupakan hutan yang diperuntukkan untuk kegiatan praktek, penelitian, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat serta kerja sama penelitian baik dalam maupun luar negeri. Kawasan ini dapat pula digunakan sebagai tempat rekreasi alam berbasis pendidikan lingkungan. Kawasan terletak di Desa Limapocoe, Kec. Cenrana, Kab. Maros, Sulawesi Selatan.Tidak hanya hutan tanaman dan alam sekunder, ekosistem perairan tawar seperti Sungai Salima dan danau menjadikan hutan pendidikan potensi fisik, potensi biologi, dan potensi sosial yang strategis untuk dikelola sebagai pusat pendidikan, penelitian, pelatihan, dan pelayanan kehutanan perikanan di Sulawesi Selatan dan Regional Kawasan Timur Indonesia.
Demikian 7 perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai hutan kampus dengan luas berhektare-hektar. Semoga informasi ini bermanfaat.