Pertama dalam Sejarah Israel, Bos Badan Intelijen Shin Bet Dipecat

Pertama dalam Sejarah Israel, Bos Badan Intelijen Shin Bet Dipecat

Terkini | inews | Jum'at, 21 Maret 2025 - 08:41
share

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel, Jumat (21/3/2025), menyepakati pemecatan bos badan intelijen Shin Bet, Ronen Bar. Keputusan itu diambil melalui pemungutan suara kabinet.

Surat kabar The Times of Israel menyebut pemecatan ini menjadi sejarah bagi Israel karena untuk pertama kali bagi negara, kepala badan keamanan dalam negeri dicopot dari jabatan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu (16/3/2025) mengatakan akan memecat Bar karena tak ada kecocokan lagi antara keduanya. 

"Pemerintah dengan suara bulat menyetujui usulan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengakhiri masa jabatan Direktur ISA (Israel Securities Authority) Ronen Bar," kata bunyi pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel, seperti dikutip dari Anadolu.

Bar masih menjalankan tugas sampai 10 April 2025 atau setelah pemerintah menunjuk direktur yang baru, mana yang lebih dulu.

Sebelumnya Bar mengirim surat kepada pemerintah berisi responsnya atas keputusan Netanyahu memecatnya. Alasan pemecatan, kata Bar, tidak berdasar serta menunjukkan motif tersembunyi di baliknya.

“Israel saat ini berada dalam periode sangat sulit dan kompleks. Sebanyak 59 sandera masih berada di jantung Gaza; Hamas belum dikalahkan; kita berada di tengah perang multi-front; dan pengaruh Iran sangat kuat di negara ini,” kata Bar.

Netanyahu menjelaskan keputusannya untuk memecat Bar karena tak ada lagi kepercayaan kepadanya. Ini merupakan buntut dari serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Shin Bet belum lama ini merilis hasil penyelidikan serangan Hamas tersebut. Badan intelijen mengakui telah meremehkan kemampuan Hamas sehingga tak bisa mengantisipasi adanya serangan. 

Namun Shin Bet juga menyalahkan Netanyahu di balik serangan itu, yang membuat sang perdana menteri murka.

Topik Menarik