Begini Langkah OJK Genjot Kinerja Perbankan Syariah di 2025

Begini Langkah OJK Genjot Kinerja Perbankan Syariah di 2025

Terkini | idxchannel | Selasa, 1 April 2025 - 01:34
share

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggenjot kinerja positif perbankan syariah, terutama dalam penyaluran pembiayaan bank-bank syariah di 2025.

"OJK senantiasa mendorong pengembangan perbankan syariah yang difokuskan pada penguatan ketahanan dan daya saing perbankan syariah dengan tetap mengedepankan karakteristik perbankan syariah," tutur Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulis Selasa (1/4/2025).

Melalui penerbitan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023 – 2027 yang membawa misi “Mengembangkan perbankan syariah yang sehat, efisien, berintegritas, dan berdaya saing, serta berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional untuk mencapai kemaslahatan masyarakat”.

Tidak dapat dipungkiri bahwa industri keuangan syariah perlu lebih mendiversifikasikan diri dari industri konvensional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) telah memberikan peluang bagi perbankan syariah untuk pengembangan produk dengan ke-khusus-an syariah atau yang biasa disebut dengan shari’ah-based products.

Adapun sehubungan dengan kehadiran kegiatan usaha bulion yang salah satu kegiatannya mencakup pembiayaan emas, pada dasarnya OJK menyambut baik dalam hal terdapat bank yang akan mengajukan permohonan izin untuk melaksanakan kegiatan usaha bulion sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

"Apabila terdapat pengajuan permohonan suatu bank untuk melaksanakan kegiatan usaha bulion kepada OJK, evaluasi akan segera dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Ke depan, diharapkan terdapat partisipasi lebih banyak LJK dalam kegiatan usaha bulion untuk percepatan pembentukan ekosistem bullion, sehingga dapat mengakselerasi optimalisasi pengembangan usaha bulion di Indonesia.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik