Prabowo Cari Jalan Selamatkan Sritex!
JAKARTA - Pemerintah tidak mau PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex tutup. Upaya mencari jalan ke luar supaya pabrik bisa beroperasi lagi pun terus dilakukan supaya tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada ribuan pekerja Sritex.
1. Prabowo Gelar Rapat Khusus Sritex
Presiden Prabowo Subinato langsung memanggil sejumlah menteri terkait bersama kurator, dan perwakilan serikat pekerja membahas langkah penyelamatan Sritex.
Hal ini diungkap Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini. Prasetyo didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
“Atas petunjuk Bapak Presiden, Bapak Presiden sangat concern terhadap bagaimana pemerintah mencari jalan keluar, terutama berkenaan dengan masalah persoalan yang akan menimpa para pekerja di PT Sritex,” kata Prasetyo, di Jakarta, Senin (3/3)
2. Cari Investor Baru
Dari dialog pekerja dengan pemerintah, sejumlah hal dibahas. Salah satunya membuka opsi penyewaan alat guna menjaga nilai aset perusahaan, dan menarik investor baru.
“Kami juga sudah berkomunikasi, dan sudah ada juga investor yang menghubungi kurator, dan kita sudah dalam proses komunikasi,” kata Kurator Sritex, Nurma Sadikin.
3. Harapan Karyawan
Sementara itu, Koordinator Karyawan Sritex, Slamet Kaswanto, menyampaikan harapan agar pabrik Sritex dapat segera dibuka kembali.
“Harapan kami nanti seluruh karyawan atau buruh ex-Sritex yang sekarang dalam PHK bisa kembali bekerja lagi di PT Sritex dalam pekerjaan yang baru,” ujarnya.
4. Hak Pekerja Dikawal
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan menegaskan pemerintah akan terus mengawal pemenuhan hak-hak pekerja.
“Saat ini Kemenaker sedang mengawal hak-hak pekerja Sritex berupa hak atas kompensasi PHK, dan berbagai hak normatif lainnya agar tetap terpenuhi,” ungkapnya.