Tradisi Unik Umat Muslim Berbagai Negara Sambut Lebaran, Takbir Menggema Sepanjang Hari
Setelah melewati sebulan berpuasa seluruh umat muslim di dunia menyambut hari kemenangan dengan suka cita dan rasa syukur.
Di Indonesia biasanya merayakan malam sebelum idul fitri dengan melantunkan takbir di masjid atau berkeliling. Tak hanya di Indonesia saja yang memiliki tradisi unik pada saat malam menjelang idul fitri, namun di berbagai belahan negara tentunya memiliki tradisi unik yang secara turun menurun telah mereka lakukan untuk merayakan malam takbir.
Malam takbir merupakan malam sebelum Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha, di mana umat Muslim mengumandangkan takbir sebagai bentuk syukur dan kebesaran Allah SWT.
Berikut beberapa negara yang memiliki tradisi yang berbeda-beda dalam merayakan malam terakhir Ramadhan.
1. Arab Saudi
Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya Muslim, Arab Saudi memiliki tradisi malam takbir yang sangat meriah. Perayaan ini biasanya diisi dengan pawai obor sambil melantunkan takbir serta bazar yang menawarkan berbagai macam makanan.
Selain itu, Arab Saudi juga menggelar acara besar yang berlangsung di King Abdullah Park dan Prince Sattam Park, yang biasanya dimeriahkan oleh berbagai selebriti terkenal.
2. Turki
Berbeda dengan Arab Saudi, perayaan malam takbir di Turki saat Idul Fitri tidak dilakukan secara meriah. Tidak banyak masjid yang mengumandangkan takbir seperti di beberapa negara Muslim lainnya. Namun, pada saat Idul Adha, perayaannya justru berlangsung dengan lebih megah.
Sebelum hari raya Idul Fitri, Turki biasanya memiliki tradisi yang sangat unik yaitu dengan membagikan manisan kepada anak-anak untuk dimakan bersama. Tradisi ini dikenal dengan sebutan Ramazan Bayramı atau Şeker Bayramı (Hari Raya Gula).
3. India
India memiliki tradisi malam takbir yang unik, dikenal sebagai Chand Raat, tradisi ini dirayakan dengan berbelanja dan mengenakan pakaian tradisional mereka. Terutama bagi perempuan biasanya mereka akan menghiasi tanganya menggunakan henna dan setelah itu mereka menikmati seviyan, hidangan khas Lebaran di India yang berbahan dasar bihun manis.
4. China
Di China, khususnya di kalangan Muslim etnis Hui di Provinsi Ningxia, tradisi malam takbir berbeda dari negara lain. Mereka tidak merayakannya dengan memukul bedug, tetapi dengan membakar hio (batang dupa) sambil melantunkan takbir, sebagai bentuk penghormatan dan doa.
5. Maroko
Di Maroko, suasana malam takbir Idulfitri terasa begitu sunyi, seakan-akan kota berubah menjadi sepi tanpa kemeriahan, tidak ada lantunan takbir yang menggema di musala maupun masjid.
Bagi masyarakat Maroko, Idul Fitri dikenal sebagai Idul Ashgor atau Hari Raya Kecil, sedangkan Idul Adha disebut Idul Akbar atau Hari Raya Besar. Oleh karena itu, perayaan Idul Adha di Maroko akan berlangsung jauh lebih meriah dibandingkan dengan Idul Fitri.