Simak! Begini Asal-usul dan Sejarah Hari Valentine Dirayakan Tiap 14 Februari

Simak! Begini Asal-usul dan Sejarah Hari Valentine Dirayakan Tiap 14 Februari

Travel | BuddyKu | Kamis, 9 Februari 2023 - 03:21
share

HARI Valentine dirayakan tiap 14 Februari. Ada peristiwa bersejarah di balik tanggal tersebut. Valentine dulunya adalah tradisi masyarakat Kristen Romawi yang dipopulerkan negara-negara Barat, kemudian kini membudaya sepenjuru dunia. Bahkan negara-negara mayoritas Muslim ikut-ikutan merayakannya.

Valentine disebut juga dengan Hari Kasih Sayang. Tradisi perayaan Valentine juga berbeda di tiap negara. Biasanya pasangan kekasih merayakannya dengan saling mengungkapkan kasih sayang, memberikan bunga, cokelat, atau kado spesial lainnya.

Ada beberapa alasan kenapa Valentine dirayakan tiap 14 Februari. Salah satunya berkaitan dengan sejarah Lupercalia, festival kesuburan masyarakat Romawi kuno yang didedikasikan untuk Faunus Dewa Pertanian Romawi serta pendiri Romawi, yaitu Romulus dan Rumus.

Kala itu pesta Lupercalia di musim semi biasa dilakukan pada 15 Februari. Namun, masuknya agama Kristen ke Romawi membuat pesta ini dirayakan pada 14 Februari untuk menghormati sorang martir yang diketahui bernama Valentine.

Dalam kisah yang lain diceritakan bahwa pada abad pertengahan, masyarakat Prancis dan Inggris meyakini jika 14 Februari sebagai musim kawin para burung. Sehingga muncul gagasan di hari tersebut harus menjadi haris yang penuh romantisme.

Bukan hanya itu saja, ada juga kisah yang menyebutkan jika hari Valentine bermula ketika seorang kaisar bernama Claudius II menegaskan bahwa pria lajang tak boleh menikah dan berkeluarga karena lebih baik dijadikan prajurit.

Peraturan yang tidak adi tersebut ditentang oleh pendeta Roma bernama Santo St Valentine. Diam-diam sang pendeta menyelenggarakan pernikahan para pasangan muda. Namun, perbuatannya ketahuan sehingga Kaisar Claudius II menghukumnya dengan hukuman mati pada 14 Februari 270 masehi.

Karena itulah setiap 14 Februari diperingati sebagai penghormatan terhadap Santo St Valentine.

Tradisi perayaan hari Valentine pun terus berkembang hingga pada abad ke-17 perayaan ini populer di kalangan masyarakat Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Inggris, Australia, dan Prancis.

Ilustrasi

Berlanjut di pertengahan abad ke-18 dimana hari Valentine akrab dirayakan dengan memberikan tulisan tangan kepada keluarga, sahabat, maupun kekasih. Sebelum akhirnnya tulisan tangan tergantikan dengan tulisan percetakan di tahun 1900. Tak hanya tulisan tangan, di awal 1700-an orang-orang mulai melakukan hari Valentine dengan bertukar kado.

Itulah alasan kenapa Hari Valentine dirayakan tiap 14 Februari.

Topik Menarik