Terkenal Mahal, Kerajinan Kulit di Negara Ini Terbuat dari Urin Sapi dan Kotoran Merpati
Suka penasaran kenapa sih produk yang terbuat dari kulit asli itu serba mahal? Nah kalau kamu berkunjung ke kota Fes di Maroko , maka kamu akan mendapatkan jawabannya.
Fes terkenal di dunia selama ratusan tahun sebagai surga belanja kerajinan kulit dengan kualitas tinggi.
Tradisi membuat kerajinan kulit di Fes, Maroko, sudah berjalan dari abad ke-8 dan masih bertahan turun-temurun.

Di dalam labirin Medina, kota tua di Fes kamu bisa melihat secara langsung proses penyamakkan kulit yang masih menggunakan cara tradisional. Kulit yang digunakan berasal dari kulit binatang sapi, kambing, domba dan yang termahal adalah kulit unta.
Proses pertama dalam penyamakkan kulit adalah membuat kulit tersebut menjadi lembut. Karena masih dengan cara tradisional maka bahan yang digunakan juga bahan alami. Kulit direndam dalam campuran urin sapi, kapur, air, dan garam selama dua hingga tiga hari. Setelah itu, kulit direndam dalam campuran air dan kotoran merpati yang mengandung amonia. Proses ini agar kulit menjadi lunak sehingga mudah untuk menyerap warna.

Jangan heran kalau berada di area tannery ini akan berbau enggak sedap. Pemandu wisata akan memberikan setangkai daun mint kepada para wisatawan untuk meminimalisir aroma enggak sedap pada proses ini.
Kulit yang sudah lembut kemudian kembali dibersihkan lalu diberi warna secara alami. Kulit-kulit tersebut dimasukkan ke dalam beberapa gentong besar yang berisi pewarna alami.
Warna kuning berasal dari saffron, biru dari indigo, oranye dari henna, hijau dari daun mint dan merah dari bunga poppy, lalu supaya mengilat diberi minyak olive.

Kulit yang sudah diberi warna kemudian dikeringkan dan siap untuk dibuat berbagai macam barang kerajinan. Mulai dari dompet, sepatu, tas, jaket, sarung bantal dan masih banyak lagi.
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik!Lets join Z Creators dengan klik di sini .
