Pengusaha Akui Daya Beli Masyarakat Menurun pada Lebaran 2025
IDXChannel – Kalangan pengusaha dalam negeri melihat adanya penurunan daya beli masyarakat di momen Lebaran 2025. Bila dibandingkan dengan 2024, aktivitas ekonomi tahun ini cenderung melemah.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani menuturkan, hal ini tidak lepas dari turunnya jumlah pemudik dibandingkan dengan tahun lalu. Dengan tren mudik yang mengalami penurunan, momentum Lebaran yang biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas ekonomi justru ikut lesu.
"Jadi memang kan tahun ini berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan kan memang ada penurunan dari yang mudik juga gitu. Jadi dengan sendirinya memang ada penurunan dari momentum Lebaran yang biasanya selalu ada peningkatan," ujar Shinta, seperti dikutip pada Rabu (2/4/2025).
Dia menyebutkan dampak dari kondisi ini juga dirasakan oleh berbagai sektor yang justru biasanya ramai di momen lebaran seperti transportasi, makanan, minuman, serta restoran. Namun untungnya penurunannya tidak sebesar yang terjadi pada masa-masa sebelumnya.
"Jadi kalau kita lihat sektor-sektor juga tetap yang terdampak seperti transportasi, makanan dan minuman, restoran semua itu kan tetap ada, walaupun tidak sebesar seperti biasanya," kata dia.
Shinta juga menyoroti bahwa situasi ekonomi global yang kurang baik turut memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi nasional.
Dia berpendapat, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan ini, berbagai upaya telah dilakukan, seperti pemotongan harga tiket pesawat dan diskon di sektor ritel.
"Seperti kita tahu, pesawat juga ada pemotongan harga tiket. Kemudian diskon ritel. Kita kemarin baru buka untuk diskon-diskon di ritel-ritel ya," kata Shinta.
Dengan adanya strategi itu, Shinta berharap sektor-sektor yang terdampak tetap dapat bertahan dan mengalami peningkatan meskipun tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya.
(Ahmad Islamy Jamil)