Alasan Aneh Meghan Markle Tetap Memiliki Gelar Kerajaan Meski Tak Lagi Jadi Bangsawan
Ada alasan aneh yang membuat Meghan Markle tetap memiliki gelar kerajaan meski sudah mundur dari tugas-tugas kerajaan sejak tahun 2020 dan tak lagi menjalankan peran sebagai bangsawan aktif. Ia menyandang Duchess of Sussex sejak menikah dengan Pangeran Harry.
Dilansir dari Express, Selasa (1/4/2025), meskipun muncul berbagai perdebatan soal pencabutan gelar Duchess of Sussex yang melekat pada Meghan Markle, namun statusnya sebagai istri Pangeran Harry membuatnya di mata publik tetap memiliki identitas kerajaan.
Sejak pernikahannya dengan Harry pada Mei 2018, Meghan yang kini berusia 43 tahun, secara resmi menerima beberapa gelar dari Kerajaan Inggris. Selain menjadi Duchess of Sussex, ia juga diberikan gelar Countess of Dumbarton dan Baroness Kilkeel.
Namun, yang jarang diketahui publik adalah bahwa secara protokoler kerajaan, ibu dua anak itu juga memiliki gelar lain. Yaitu Princess Henry, mengikuti nama resmi sang suami, Pangeran Henry yang merupakan nama asli dari Pangeran Harry.
Foto/PeopleMenurut laporan Mirror, gelar ini secara teknis akan tetap melekat padanya karena mantan artis itu menikah dengan anggota kerajaan yang memiliki gelar turun-temurun berdasarkan keturunan langsung dari raja.
Sehingga, meskipun gelar Duchess bisa dicabut melalui keputusan kerajaan atau parlemen, gelar sebagai Princess Henry tidak bisa dihapus dengan mudah karena terkait langsung dengan struktur tradisional monarki.
Hal ini juga pernah disampaikan oleh Ingrid Seward, seorang pengamat kerajaan sekaligus Pemimpin Redaksi Majesty Magazine. Dalam sebuah wawancara dengan The Royal Beat, ia menjelaskan bahwa pencabutan gelar-gelar tersebut justru bisa menciptakan kebingungan, khususnya di kalangan masyarakat Amerika yang kurang akrab dengan sistem penamaan bangsawan Inggris.
"Saya rasa jika gelar Duchess of Sussex dicabut, publik justru akan kebingungan karena Meghan secara teknis akan disebut sebagai Princess Henry, dan itu terdengar sangat formal di telinga orang Amerika," kata Seward.
Ia menambahkan bahwa situasi tersebut justru bisa memperburuk persepsi publik karena tampak seperti tindakan balasan dari kerajaan. Seward juga mengingatkan bahwa gelar-gelar tersebut diberikan langsung oleh Ratu Elizabeth II saat Meghan dan Harry menikah.
“Mereka sudah diberikan gelar oleh Ratu. Biarlah mereka mempertahankannya. Tidak perlu mencabutnya karena itu justru akan menimbulkan kesan negatif,” jelasnya.
Ia percaya bahwa sikap terbaik adalah membiarkan pasangan tersebut menjalani kehidupan mereka sendiri, seperti yang tampaknya sedang dilakukan oleh istana dan anggota kerajaan lainnya.
Setelah resmi meninggalkan tugas kerajaan pada awal 2020, Harry dan Meghan menetap di Montecito, California, Amerika Serikat. Mereka kini fokus membesarkan kedua anak mereka, Pangeran Archie yang kini berusia lima tahun, dan Putri Lilibet yang berusia tiga tahun. Pasangan ini juga aktif mengembangkan berbagai proyek media dan filantropi melalui organisasi milik mereka.