6 Fakta Konten Hilangnya Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang

6 Fakta Konten Hilangnya Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 25 Maret 2025 - 15:20
share

Nama Willie Salim mendadak jadi sorotan setelah konten memasaknya yang melibatkan 200 kilogram rendang di Palembang berujung pada kontroversi besar. Ia pun kini harus menghadapi hujatan publik.

Tak hanya itu, sejumlah pejabat daerah di Palembang juga memberikan teguran keras kepada Willie Salim, hingga kreator konten yang selama ini dikenal lewat aksi sosial dan bagi-bagi makanan itu dilaporkan ke polisi.

Semua bermula dari kegiatan memasak rendang di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang. Willie pun mengklaim daging sebanyak 200 kg itu hilang saat dirinya tinggal. Konten ini seketika viral di media sosial dan menuai sorotan.

Berikut sederet fakta konten hilangnya rendang 200 kg Willie Salim yang menghebohkan dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/3/2025).

6 Fakta Konten Hilangnya Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang

1. Rendang 200 Kg Raib saat Belum Matang

Pada 18 Maret 2025, Willie mengadakan kegiatan memasak rendang 200 kg daging sapi untuk dibagikan sebagai takjil. Namun, saat ia meninggalkan lokasi sejenak ke toilet, rendang yang masih dalam proses memasak itu dilaporkan sudah habis diambil oleh warga yang datang. Tidak ada pembagian resmi, tidak ada dokumentasi akhir, rendang tersebut lenyap begitu saja.

2. Gubernur Sumatera Selatan Berang

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, menyatakan bahwa insiden ini merusak citra kuliner Palembang. Ia menuding aksi Willie sebagai sesuatu yang tidak sensitif dan berpotensi menimbulkan kesan negatif, seolah-olah warga Palembang bertindak sembarangan. Menurutnya, Sumsel terlalu terhormat untuk dipermalukan lewat konten viral semacam ini.

3. Wali Kota Palembang Ikut Buka Suara

Wali Kota Palembang Harnojoyo, mengimbau para kreator konten agar lebih bertanggung jawab dan memperhatikan etika saat melibatkan masyarakat luas. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman dan mencoreng nama kota.

4. Dugaan Rekayasa dan Klarifikasi

Tak sedikit warganet yang curiga insiden ini hanya akal-akalan untuk viral alias settingan. Namun Willie membantah. Dalam klarifikasinya, ia menyebut kejadian tersebut murni karena kurangnya pengamanan dan koordinasi. Ia tak menyangka antusiasme warga begitu besar, hingga rendang yang dimasaknya raib sebelum sempat dibagikan resmi.

5. Permintaan Maaf Terbuka

Willie akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui media sosial. Ia mengaku keliru dalam perencanaan dan komunikasi. Meski begitu, ia menegaskan bahwa tidak ada niat menyinggung masyarakat Palembang ataupun mengejar sensasi.

6. Dilaporkan ke Polisi

Tak berhenti di media sosial, beberapa pihak resmi melaporkan Willie Salim ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran lainnya. Kasus ini masih ditangani pihak berwenang dan belum diketahui apakah akan berlanjut ke proses hukum yang lebih serius.

MG/Alya Ramadhanty Vardiansyah

Topik Menarik