Cegah Jorge Martin Bernasib seperti Dirinya, Marc Marquez Kirim Pesan Berkelas Jelang MotoGP Thailand 2025

Cegah Jorge Martin Bernasib seperti Dirinya, Marc Marquez Kirim Pesan Berkelas Jelang MotoGP Thailand 2025

Olahraga | okezone | Kamis, 27 Februari 2025 - 13:12
share

BURIRAM – Marc Marquez tidak mau Jorge Martin bernasib serupa dengan dirinya pada 2020. Maka dari itu, ia mengirim pesan berisi nasihat penting jelang MotoGP Thailand 2025.

1. Nasib Buruk

Martin sendiri saat ini dalam fase sulit karena mengalami cedera beruntun sebelum gelaran MotoGP 2025 dimulai. Kecelakaan dimulai dari Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Sepang (Malaysia) pada 5 Februari yang membuatnya menderita patah tulang di beberapa bagian.

Setelah itu, ketika hendak bersiap untuk menatap kompetisi MotoGP 2025, ia kembali mengalami kecelakaan parah. Martin jatuh saat latihan hingga mengalami patah tulang kompleks di pergelangan tangan yang memerlukan tindakan operasi.

2. Pengalaman

Situasi ini pernah dialami Marquez. Sebagai pembalap yang memiliki status juara dunia, tentu ia merasakan betul nasib Martin yang ingin segera kembali arena balap dalam waktu dekat

Namun, lewat pesan singkat pribadi kepada Martin, Marquez memberikan nasihat khusus. Ia meminta sang juara dunia MotoGP 2024 menghormati tubuhnya agar tidak memiliki nasib seperti dirinya.

"Apa yang terjadi dengan Martin, sayangnya merupakan bagian dari olahraga kami. Saya sedikit memahami situasinya, terutama karena menjadi juara dunia, motivasi Anda ekstra, kepercayaan diri Anda ekstra. Kadang kamu tidak melihat batasnya," ucap Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (27/2/2025).

 

"Tapi saya mengiriminya pesan teks pagi ini dan mengikuti perasaan dan pengalaman saya, saya hanya berkata padanya, ‘Hormati tubuhmu’. Dulu saya tidak menghargai tubuh saya dan saya membayar mahal," tambah pria asal Spanyol itu.

3. 2020

Marquez sendiri pernah mengalami nasib serupa dengan terburu-buru untuk kembali balapan setelah pulih dari cedera patah lengan pada Juli 2020. Pilihan tersebut malah berakibat fatal dan memaksanya absen hingga akhir musim serta harus menjalani empat operasi besar selama dua tahun berikutnya.

“Saya katakan kepadanya jika Anda melewatkan tiga, empat, lima, enam balapan, itu bukan apa-apa. Dia masih muda, punya banyak bakat, karier di depannya," sambung kakak dari Alex Marquez itu.

"Kami mendoakan dia untuk comeback yang bagus karena nomor satu harus mempertahankan nomor satu di akhir pekan balapan," tutupnya.

Topik Menarik