Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara, Imbas Peningkatan Gempa Vulkanik

Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara, Imbas Peningkatan Gempa Vulkanik

Terkini | okezone | Rabu, 2 April 2025 - 11:34
share

AUSTIN - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat tahu apa yang membuat Marc Marquez melakukan kesalahan fatal hingga gagal finis di MotoGP Amerika Serikat 2025. Menurut Pernat, rider Ducati Lenovo itu terlalu bersemangat sehingga kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan sendiri di seri ketiga MotoGP 2025 tersebut.

1. Hasil yang Kejutkan Banyak Pihak

Marquez mengalami nasib sial saat berlaga di Circuit of the Americas (COTA) pada Senin 31 Maret 2025 dini hari WIB. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu terjatuh di Tikungan 4 pada lap kesembilan, padahal dia tampil impresif sejak awal balapan.

Sebagai salah satu sirkuit terkuatnya, COTA kerap menjadi tempat di mana Marquez sulit dikalahkan. Namun kali ini, pembalap asal Spanyol itu justru gagal menyelesaikan balapan.

Tak ayal banyak pihak yang kaget, termasuk Pernat. Pengamat MotoGP itu pun merasa perkataan “hanya Marquez sendiri yang bisa mengalahkannya” benar adanya.

"Ketika orang berkata bahwa lawan terbesar Marc adalah dirinya sendiri, mungkin inilah maksudnya. Di sirkuit di mana ia hampir selalu menang dan tampaknya mustahil untuk kalah, Marquez justru melakukan kesalahan,” kata Pernat, dilansir dari Motosan, Rabu (2/4/2025).

Motor Marc Marquez rusak usai terjatuh di MotoGP Amerika Serikat 2025 (Foto: Instagram/@ducaticorse)

Apalagi, saat terjatuh, Marquez posisinya sedang unggul sangat nyaman atas Francesco Bagnaia. Bagaimana tidak? Baby Alien unggul dengan jarak waktu dua detik. Tapi sayang dia harus bernasib sial di lap kesembilan.

2. Terlalu Bersemangat

Pernat mengatakan, Marquez melakukan kesalahan yang cukup aneh. Baby Alien dirasa terlalu bersemangat memacu kuda besinya ketika memasuki tikungan, memangkas terlalu banyak kerb dan akhirnya terjatuh.

 

“Sebuah kesalahan yang cukup aneh, dia terlalu menekan di tikungan, kehilangan kendali, dan jatuh saat sudah unggul dua detik atas Bagnaia, posisi yang seharusnya bisa dia kendalikan,” sambung Pernat.

“Tapi begitulah Marc Marquez, dia fenomenal, selalu ingin menang, dan mungkin dia tidak pernah puas. Akibatnya, dia kehilangan poin yang sangat besar," tambah Pernat.

Marquez sempat melanjutkan balapan setelah terjatuh, tetapi akhirnya harus menyerah karena motornya mengalami kerusakan. Akibatnya, dia gagal meraih poin di balapan utama MotoGP Amerika Serikat 2025.

Hasil buruk ini membuat Marquez turun ke posisi dua klasemen sementara dengan 86 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Alex Marquez. Sementara itu, Francesco Bagnaia menempati posisi ketiga dengan 75 poin.

Topik Menarik