Cut Intan Nabila Kecewa Armor Toreador Ajukan Banding Cerai: Aku Ikhlas tapi Lelah
JAKARTA - Armor Toreador tampaknya tak puas dengan putusan cerai yang ditetapkan Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, pada 23 Maret silam. Karena itu, dia mengajukan banding atas putusan cerai tersebut.
Keputusan Armor tersebut kemudian ditanggapi oleh mantan istrinya, Cut Intan Nabila. Sang selebgram menilai, langkah tersebut hanya mempersulit proses perceraian mereka mengingat hakim sudah mengambil putusan yang bijaksana.
“Aku pikir semua sudah berakhir. Tak disangka, dengan keputusan hakim yang sebijaksana itu pun dia masih mengajukan banding,” ujar ibu tiga anak tersebut, dikutip dari Instagram, pada Selasa (1/4/2025).
Hal tersebut, menurut Intan, sama seperti kasus KDRT yang menjerat Armor Toreador sebelumnya. Awalnya, pria tersebut mengatakan, tidak akan ada banding namun pada akhirnya tetap mengajukan banding dan kasasi.
Honor Podcastnya Diejek Hotman Paris, Firdaus Oiwobo Somasi Rudy Salim: Nama Baik Saya Tercemar
Cut Intan Nabila menyadari penuh bahwa upaya banding merupakan hak Armor sebagai tergugat. Namun Intan merasa, mantan suaminya itu masih egois mengingat rumah tangga mereka dibumbui aksi kekerasan.
Perempuan 23 tahun itu berusaha ikhlas dengan keputusan Armor mengajukan banding. Namun dia berharap, Armor memikirkan nasib anak-anak mereka di masa depan apalagi dia juga terlalu lelah menghadapi semua proses hukum kasus mereka.
“Aku yakin, hakim nanti bisa memutuskan dengan bijaksana terkait banding dari pihak sana. Aku ikhlas, tapi sangat lelah. Ya Allah, mampukanlah aku,” ujarnya dalam unggahan tersebut.
Sayang, kuasa hukum Armor Toreador belum buka suara terkait banding tersebut. Dalam putusan cerai yang ditetapkan Pengadilan Agama Tigaraksa pada 23 Maret 2025, Armor dituntut menafkahi ketiga anaknya Rp15 juta per bulan.
Cut Intan Nabila mengaku, tak ingin mantan suaminya itu dihukum berat. Dia hanya ingin Armor menyadari kesalahannya dan memperbaiki diri. Dia juga berharap, kedua belah pihak bisa move on dengan hidup mereka masing-masing.
“Tolong jangan halangi kami untuk melangkah maju. Jangan biarkan kami larut dalam permasalahan. Sungguh tidak mudah ada di posisi ini,” ungkap Cut Intan Nabila menambahkan.*