BEM, Novel tentang Aktivis yang Mengajak Menyelami Dunia Kepemimpinan
Penulis dan aktivis mahasiswa Ilham Catur Fhata meluncurkan novel perdananya yang berjudul "BEM”. Novel ini menceritakan perjalanan inspiratif seorang pemuda bernama Mahli yang meskipun berasal dari latar belakang sederhana, berhasil mengatasi berbagai rintangan dan menemukan jati dirinya dalam dunia kepemimpinan.
Dari ruang kelas di universitas kecil hingga panggung organisasi kampus, Mahli berjuang tanpa henti untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi komunitasnya. Sebagai ketua organisasi mahasiswa internal, Mahli memimpin dengan hati dan pikiran, belajar dari kegagalan, dan terus memperjuangkan aspirasi banyak orang.
Kepemimpinannya diuji tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di forum nasional dan internasional, di mana ia menjembatani berbagai budaya, ide, dan ambisi. "BEM" menawarkan refleksi mendalam bagi pem
Sebelum menelurkan "BEM", Ilham turut berkontribusi dalam dunia literasi dengan menulis buku antologi berjudul "Dingin di Berlin". Berkisah tentang pengalaman warga Aceh di Jerman dan saat ini sedang dalam proses pengurusan ISBN serta endorsement. Ia juga menjadi salah satu penulis dalam "Executive Summary untuk Symposium America Europa" dengan tema "The Economic, Security and Sustainability of Indonesians."