Kenapa Kue Lebaran Selalu Ada di Momen Idul Fitri? Ini Sejarahnya
JAKARTA, iNews.id - Pertanyaan kenapa kue Lebaran selalu ada di momen Idul Fitri banyak dicari publik di media sosial. Mereka penasaran selalu ada kue di hari raya tersebut.
Kue kering atau beberapa orang menyebutnya kue Lebaran merupakan salah satu menu wajib yang ada di rumah ketika Lebaran. Ada banyak varian kue yang disajikan di meja saat Lebaran, mulai dari putri salju hingga kue kumis kucing.
Menjadi pertanyaan sekarang, kenapa kue-kue itu selalu menghiasi momen Lebaran? Apakah rasanya tidak afdol kalau tidak ada kue Lebaran?
Kenapa Kue Lebaran Selalu Ada di Momen Idul Fitri?
Ternyata awal mula kehadiran kue kering di Indonesia merupakan pengaruh budaya yang berasal dari luar negeri, terutama pada zaman penjajahan Belanda. Sejak abad ke-7, kue kering sudah ditemukan oleh bangsa Persia dan telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.
Pada awalnya kue kering merupakan makanan elit bangsawan zaman dahulu, dengan ukurannya yang mini dan masa simpan yang lama membuat kue ini menjadi camilan yang ideal untuk perjalanan panjang.
Kehadiran kue kering pun semakin populer di Indonesia, terutama dalam perayaan keagamaan. Ditambah dengan mudahnya bahan-bahan pembuat kue ditemukan, seperti mentega, gula, dan tepung.
Pada masa penjajahan Belanda, tradisi membuat kue kering sudah masuk ke Indonesia dan mengalami perubahan, menggunakan bahan-bahan yang tersedia di Indonesia. Resep yang merupakan pengaruh dari masa penjajahan dan masih populer hingga saat ini yaitu nastar dan kastengel.
Berdasarkan buku Tradisi dan Kuliner Islam, Rahman, 2020:210, diketahui bahwa kue kering mulai menjadi bagian dari perayaan Idul Fitri di Indonesia pada awal abad ke-20.
Jadi, karena perayaan Lebaran identik dengan silaturahmi dan menjamu tamu dengan suguhan khas, sehingga kue kering menjadi pilihan yang tepat. Sebab, kue dianggap praktis dan dapat dibuat dalam jumlah banyak serta disimpan dalam waktu lama.
Kue kering juga tidak hanya sebagai hidangan untuk tamu, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan. Artinya, kebiasaan membuat kue kering bersama keluarga menjadi momen spesial untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Pengalaman Nadine Chandrawinata ke Puncak Carstensz pada 2016: Gunung Tidak Pernah Berniat Jahat
Demikian penjelasan mengenai kenapa kue lebaran selalu ada di momen Idul Fitri. Kalau kalian, kue Lebaran apa yang jadi favorit di perayaan Idul Fitri?