KRI Banjarmasin Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Bawa Ribuan Pemudik

KRI Banjarmasin Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Bawa Ribuan Pemudik

Nasional | inews | Jum'at, 28 Maret 2025 - 07:36
share

SEMARANG, iNews.id - Kapal Perang TNI AL KRI Banjarmasin 592 yang mengangkut ribuan pemudik dan ratusan motor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/3/2025). Kapal tersebut bersandar di Dermaga 2 Nusantara, pukul 10.30 WIB.

Informasi diperoleh iNews, kapal perang ini berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta yang merupakan bagian dari Program Mudik Gratis Lebaran 2025, Kamis (28/3/2025). Tujuannya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Komandan KRI Banjarmasin 592 Kolonel Laut (P) Yohanes B Cahyono mengatakan, total ada 1.600 pemudik yang diangkut kapal perang tersebut. Sebanyak 1.100 orang turun di Semarang dengan motor 543 unit.

“Tahun ini kami juga siapkan KRI Banjarmasin untuk arus balik,” ujar Kolonel Laut Yohanes, Jumat (28/3/2025).

Komandan Lanal Semarang Letkol Laut (P) Akbar Abdullah mengatakan, pihaknya bersama Pemkot Semarang juga menyediakan armada bus untuk memfasilitasi pemudik yang tidak membawa kendaraan.

“Kami dapat info ada yang tidak bawa roda dua (pemudik yang diangkut KRI Banjarmasin), kami menghadap Bu Wali Kota, minta dukungan transportasi ke Terminal Terboyo dan Tawang Stasiun,” katanya.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng yang hadir di lokasi menyebut semua fasilitas untuk pemudik ini gratis.

“Ini bukti pemerintah menyayangi masyarakatnya. Semua gratis, di dalam semua happy,” kata Agustin.

Kedatangan para pemudik ini juga mendapat pengamanan dari Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng.

Direktur Polairud Polda Jateng Kombes Pol Hariadi mengatakan, pihaknya bersinergi dengan otoritas terkait melakukan pengamanan dan pengawalan kedatangan kapal ini.

"Kami memastikan seluruh rangkaian kedatangan KRI Banjarmasin 592 berlangsung aman dan tertib. Sinergi antara Ditpolairud Polda Jateng, Pemkot Semarang, TNI AL serta stakeholder lainnya menjadi kunci dalam mengawal arus mudik ini agar berjalan lancar tanpa hambatan," ucapnya.

Salah satu pemudik, Heru Utomo (52) asal Kota Salatiga membawa istri dan anaknya yang masih usia 4 bulan. Dia berangkat dari Tanjung Priok Jakarta pada Kamis (27/3/2025) pukul 09.15 WIB.

“Di dalam (kapal perang) nyaman, bayi dan istri dapat tempat khusus dapat makan juga,” katanya.

Topik Menarik