Puncak Arus Balik Diprediksi 6 April, Ada Diskon Tarif Tol Cipali 20 Persen
IDXChannel - Puncak arus balik di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran 2025 atau Minggu, 6 April 2025.
Saat ini, sudah ada peningkatan arus lalu lintas menuju Jakarta meski belum begitu signifikan.
"Di ruas Tol Cikopo–Palimanan, puncak arus balik diprediksi pada Minggu, 6 April 2025 dengan estimasi 141 ribu kendaraan
melintas," ujar Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Infra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo melalui keterangannya, Rabu (2/4/2025).
Pengguna jalan, khususnya pemudik diimbau untuk menghindari periode puncak arus balik agar tercipta perjalanan balik yang aman, nyaman, dan lancar.
Guna menghindari kepadatan lalu lintas pada perjalanan balik Lebaran 2025, pemudik dapat memanfaatkan diskon tarif pada ruas tol Astra Infra yang diberlakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurai kepadatan pada puncak arus balik.
"Di ruas Tol Cikopo-Palimanan pada arus balik, diskon 20 persen akan diberlakukan pada Kamis, 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 05.00 WIB dan Selasa, 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Kamis, 10 April 2025 pukul 05.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Semarang (asal gerbang tol Kalikangkung) menuju Gerbang Tol Cikampek Utama," tutur Ardam.
Dia menambahkan, pada H+2 Lebaran 2025, volume kendaraan di ruas Tol Cipali menuju Cirebon terpantau ramai lancar dan melandai. Sementara arus kendaraan menuju Jakarta terpantau lancar dan meningkat.
Sejak pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB ada sekitar 11,2 ribu kendaraan melalui Cikopo dari arah Jakarta menuju Cirebon, di mana lebih rendah sekitar 33 persen dibandingkan volume lalu lintas menuju Cirebon di jam yang sama kemarin.
"Sebaliknya, sebanyak 6,6 ribu kendaraan melalui Cikopo (dari Cirebon menuju Jakarta), meningkat sekitar 91 persen dibandingkan volume lalu lintas menuju Jakarta di jam yang sama kemarin," kata Ardam.
(Fiki Ariyanti)