Intip Tips dan Cara Menghitung YoY yang Benar
IDXChannel - Cara menghitung YoY (year on year atau year over year) akan dibahas dalam artikel yang satu ini. Year over year (YoY) growth adalah singkatan dari tingkat pertumbuhan tahunan. Membandingkan statistik periode dan periode yang sama tahun sebelumnya dan menghitung persentase perubahan selama 12 bulan.
Year-on-Year atau biasa disingkat YOY adalah istilah sistematis dalam dunia keuangan untuk membandingkan data satu tahun dengan data tahun sebelumnya. Istilah ini sering dijumpai dalam laporan keuangan perusahaan publik yang sahamnya telah go public atau dikenal dengan IPO.
Di sisi lain, YOY juga dapat diartikan sebagai metode analisis keuangan yang memungkinkan pemilik bisnis untuk memantau dan mengevaluasi kinerja perusahaannya selama periode waktu tertentu. Analisis ini biasanya dilakukan untuk membandingkan tingkat pertumbuhan atau pertumbuhan penjualan antara tahun berjalan dengan tahun sebelumnya.
Perhitungan ini juga memungkinkan para pedagang untuk mengevaluasi berbagai aspek pertumbuhan bisnis mereka. Lalu, bagaimana cara menghitung YoY yang benar?
Cara Menghitung YoY
Mengutip berbagai sumber, berikut ulasannya:
1. Pilih periode atau bulan yang akan dibandingkan
Sebelum melakukan perhitungan year-over-year (YoY), Anda harus memilih periode perbandingan. Misalnya memilih periode triwulan ketiga tahun ini dan triwulan ketiga tahun sebelumnya. Anda juga bisa menggunakan periode yang berbeda, namun tetap dalam periode waktu yang sama.
2. Kumpulkan informasi yang diperlukan
Selanjutnya, Anda perlu mengumpulkan data untuk membuat faktur tahunan. Jika ingin menghitung perbandingan antara tahun ini dan tahun lalu, carilah data dari tahun 2022 dan 2021. Data ini berisi data keuangan dan informasi lain yang diperlukan untuk membandingkan kedua periode tersebut.
3. Kurangi angka sebelumnya
Setelah mengumpulkan data dari tahun sebelumnya, coba kurangi dengan angka tahun ini untuk mengetahui tingkat pertumbuhannya. Misalnya, jika perusahaan Anda dapat menjual 2.000 produk tahun ini dan tahun lalu hanya 1.000, maka perhitungannya adalah 2.000-1.000 dan hasilnya adalah 1.000.
4. Bagi jumlahnya dengan angka tahun sebelumnya
Kemudian bagi total dengan angka tahun sebelumnya, yakni 1.000 : 1.000 = 1.
5. Hitung persentase akhir
Nah, hasil perhitungan tersebut kemudian harus diubah menjadi persentase. Anda dapat melakukan ini dengan mengalikan jumlahnya dengan 100. Jadi 1 100 = 100%. Itu berarti pertumbuhan penjualan Anda melonjak hingga 100% tahun ini.
6. Jalankan analisis hasil
Terakhir, Anda harus terlebih dahulu menganalisis hasil sensus tahunan. Apakah bertambah, berkurang atau berhenti. Jika hasilnya positif, berarti pertumbuhan bisnis Anda mengalami peningkatan. Sebaliknya, jika garis bawah menunjukkan angka negatif, berarti pertumbuhan bisnis Anda berkurang/hilang sehingga perlu dievaluasi dan ditingkatkan lebih lanjut. (SNP)