Danantara Resmi Diluncurkan, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.278 per Dolar AS

Danantara Resmi Diluncurkan, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.278 per Dolar AS

Ekonomi | inews | Senin, 24 Februari 2025 - 10:49
share

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (24/2/2025) ditutup menguat 35 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.278 per dolar AS. Hal ini sejalan dengan sentimen global dan domestik.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi menuturkan, penguatan rupiah ini juga terjadi di tengah sentimen eksternal yaitu penghindaran risiko meningkat karena PMI jasa Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan, ditambah dengan pembacaan yang lemah pada sentimen konsumen, memicu kekhawatiran bahwa belanja swasta melambat. 

“Data tersebut muncul hanya seminggu setelah penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Januari,” kata Ibrahim dalam risetnya, Senin (24/2/2025). 

Dia menambahkan, hal ini mendorong meningkatnya kekhawatiran bahwa belanja swasta yang merupakan pendorong utama ekonomi terbesar di dunia melambat di tengah tekanan dari inflasi yang kuat dan suku bunga yang relatif tinggi.
 
Selain itu, semua mata tertuju pada kemajuan pembicaraan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, yang memasuki tahun keempat pada hari Senin. Para pejabat mengatakan pada hari Minggu bahwa para pemimpin Uni Eropa akan bertemu pada pertemuan puncak luar biasa pada tanggal 6 Maret untuk membahas dukungan tambahan untuk Ukraina dan jaminan keamanan Eropa.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memulai pembicaraan dengan Rusia untuk mengakhiri perang tetapi tanpa mengundang Ukraina atau Uni Eropa ke meja perundingan. Seorang diplomat senior Rusia mengatakan tim Rusia dan AS berencana untuk bertemu minggu ini untuk membahas peningkatan hubungan.

Sementara dari sentimen dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia pada hari ini. Prabowo mengatakan, dana awal yang dikelola Danantara akan berasal dari hasil efisiensi yang selama ini dilakukan pemerintah.

Peresmian Danantara ditandai oleh penandatanganan Keppres tentang Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Prabowo mengatakan, Danantara akan mengelola dana senilai Rp300 triliun atau sekitar 20 miliar dolar AS hasil disiplin keuangan yang ketat dalam 100 hari pertama pemerintahan.
 
Disiplin keuangan yang dimaksud adalah efisiensi anggaran di berbagai bidang yang dilakukan oleh pemerintahan Prabowo. Evaluasi awal terhadap sovereign wealth fund (SWF) terbaru Indonesia menunjukkan bahwa Aset Dalam Pengelolaan (AUM) Danantara melebihi 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp14.700 triliun.
 
Dana Rp300 triliun yang disampaikan Prabowo adalah pendanaan awal proyek investasi yang dikelola Danantara. Prabowo dalam pidatonya menjabarkan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk 20 plus proyek nasional sebagai bagian dari industrialisasi dan hilirisasi Indonesia.
 
Gelombang pertama investasi Danantara akan difokuskan kepada proyek-proyek hilirisasi mineral seperti nikel, bauksit, dan tembaga, selain proyek lain seperti pembangunan pusat data, kecerdasan buatan, kilang minyak hingga energi terbarukan.
 
Berdasarkan data di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya diprediksi bergerak fluktuatif dan ditutup melemah direntang Rp16.260-Rp16.330 per dolar AS.

Topik Menarik