Jumlah Kereta Lebih Banyak di Stasiun Gambir, Kok Penumpang Lebih Banyak di Stasiun Pasar Senen?

Jumlah Kereta Lebih Banyak di Stasiun Gambir, Kok Penumpang Lebih Banyak di Stasiun Pasar Senen?

Berita Utama | okezone | Minggu, 30 Maret 2025 - 11:30
share

JAKARTA - Stasiun Pasar Senen hari ini memberangkatkan sebanyak 26.763 penumpang pada H-1 Lebaran 2025, Minggu (30/3/2025). Namun, angka tersebut masih bisa berubah bergantung pada penumpang yang memutuskan membeli tiket pada hari keberangkatan.

Menariknya, saat ini hanya ada 39 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang disediakan oleh KAI. Sementara di Stasiun Gambir ada 46 KAJJ. Namun, jumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen, pada Minggu, 30 Maret 2025, mencapai 26.763 orang, jauh di atas Stasiun Gambir dengan 22.056 penumpang.

Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, mengapa hal tersebut bisa terjadi. Ia mengungkapkan bahwa Stasiun Pasar Senen memiliki kelas yang lebih beragam dibandingkan Stasiun Gambir.

"Jadi kenapa kok trennya paling banyak di Stasiun Pasar Senen. Walaupun kereta apinya lebih banyak di Gambir. Di Gambir itu 45 perjalanan kereta api, di Pasar Senen sempat 42. Tapi volume penumpang lebih banyak di sini. Komposisi pembagian kelasnya lebih banyak ekonomi yang di sini," kata Ixfan di Jakarta, Minggu (30/3/2025). 

 

Sebagai informasi, Stasiun Gambir memang dikenal sebagai stasiun utama untuk kereta api kelas eksekutif jarak jauh, tetapi juga melayani beberapa kelas campuran seperti KA Argo Parahyangan dan Argo Cheribon. 

 

Jumlah kursi pada gerbong kereta api di setiap kelas juga menentukan jumlah penumpang. Sebab, gerbong kelas ekonomi memiliki kapasitas yang lebih besar ketimbang eksekutif karena mengutamakan kuantitas.

"Di Pasar Senen ada ekonomi komersial, ada eksekutif juga, ada ekonomi subsidi. Jadi kalau per gerbong atau per keretanya jika dibandingkan dengan eksekutif beda. Kalau eksekutif itu rata-rata jumlah tempat duduknya 50 penumpang atau 50 tempat duduk. Kalau di ekonomi ada yang 80, ada yang 72," ungkapnya.

"Untuk kereta api yang terbaru yang sudah di upgrade itu kapasitasnya 72. Di sana lebih nyaman, bisa reklam, bisa lebih lega," lanjut Ixfan.

Topik Menarik