Banjir Bogor, BNPB: 970 Jiwa Terdampak, Satu Warga Hilang

Banjir Bogor, BNPB: 970 Jiwa Terdampak, Satu Warga Hilang

Berita Utama | bogor.inews.id | Senin, 3 Maret 2025 - 05:14
share

BOGOR, iNewsBogor.id - Banjir Bogor akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor sejak malam Minggu (2/3) telah menyebabkan banjir di beberapa area. Menurut laporan terbaru dari BPBD Provinsi Jawa Barat, banjir telah menggenangi ratusan rumah dan seorang warga dilaporkan hilang karena terseret arus.

"Banjir terjadi di beberapa kecamatan, termasuk Rumpin, Bojong Gede, dan Cisarua. Di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, satu unit rumah dan satu pondok pesantren terendam," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam pernyataannya hari Senin (3/3/2025).

Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam, mengungkapkan bahwa di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojong Gede, 137 rumah terdampak banjir, mempengaruhi 547 jiwa. Sementara di Desa Tugu Selatan, 119 rumah terendam, mempengaruhi 423 jiwa. Sehingga totalnya, 970 jiwa terdampak oleh banjir ini.

 

Aam juga menyebutkan insiden tragis di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, di mana seorang warga bernama Asep Mulyana (59) hilang karena terseret arus banjir saat Kali Cisaru meluap dengan arus yang kuat.

"Warga berusaha menyelamatkan diri dalam situasi darurat, dengan beberapa menggunakan alat seadanya," tambahnya.

BPBD Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk menangani dampak banjir ini. Saat ini, air telah surut dan warga mulai membersihkan lumpur dari rumah mereka. Pencarian terhadap Asep Mulyana dilanjutkan oleh tim gabungan pada Senin (3/3) pukul 07.00 WIB.

"BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan cuaca ekstrem. Warga di daerah rawan diminta untuk segera mengungsi jika air naik serta menyiapkan tas siaga bencana dengan dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya," tambahnya.

Topik Menarik