Fakta Penyerangan Oknum TNI ke Polres Tarakan, gegara Konflik di Tempat Hiburan

Fakta Penyerangan Oknum TNI ke Polres Tarakan, gegara Konflik di Tempat Hiburan

Berita Utama | inews | Jum'at, 28 Februari 2025 - 01:36
share

TARAKAN, iNews.id - Enam anggota Polres Tarakan korban penyerangan oknum TNI berangsur pulih usai menjalani perawatan intensif selama 3 hari di RSUD Dr Yusuf SK. Empat orang sudah diperbolehkan pulang, sedangkan dua lainnya masih dirawat hingga Kamis (27/2/2025).

Keenam anggota polisi ini sebagian besar mengalami luka di bagian kepala. Dua orang yang masih dirawat sempat dioperasi meski kondisinya juga berangsur pulih.

Kapolres Tarakan AKBP Adi Saptia Sudirna mengatakan, para korban masih dalam kontrol dari pihak kedokteran.

"Bagian luka itu ada di kepala. Iya ada yang dioperasi karena lukanya di kepala," ujarnya, Kamis (27/2/2025).

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan menyebut insiden penyerangan di Polres Tarakan, Kalimantan Utara bermula dari senggolan di tempat hiburan. Terkait peristiwa tersebut, dia menjamin sinergitas TNI-Polri tetap Solid.

"Kami jamin soliditas TNI-Pori tetap terjaga. Memang terkadang ada di beberapa tempat, secara tiba-tiba begitu, ada gesekan di lapangan, di daerah begitu. Karena biasanya ya ada kesalahpahaman. Itu kan berawal dari senggolan di tempat tiburan. Masih pada muda kan biasa, terus ribut ujungnya seperti itu tapi sudah ada langkah cepat," kata Budi Gunawan.

Dia menegaskan sudah meminta Panglima TNI dan Kapolri untuk melakukan langkah cepat menangani kejadian tersebut. Selain itu menugaskan tim dari POM dan Inspektorat untuk menyelidikinya.

"Semua sudah dilakukan langkah-langkah proses yang dilakukan. Bagi yang bersalah ya akan ditindak tindak. Kemudian kerusakan yang terjadi sedang diperbaiki," ucapnya.

Topik Menarik