Bus Gunung Harta Terbakar Hebat di Tol Brebes, 28 Penumpang Berhamburan Selamatkan Diri
BREBES, iNews.id - Bus PO Gunung Harta yang mengangkut 28 penumpang dari Madura menuju Jakarta terbakar hebat di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 263, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (2/11/2026) malam. Api diduga berasal dari bagian mesin belakang sebelum dengan cepat membesar dan melalap seluruh kabin bus.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 23.45 WIB. Kobaran api yang semakin besar membuat seluruh bagian bus hangus terbakar. Beruntung, seluruh 28 penumpang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Pos Induk Pemadam Kebakaran Kabupaten Brebes, Sugiarto mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran dari karyawan Tol Brexit pada pukul 23.52 WIB. Dua menit kemudian, personel langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.10 WIB.
“Setelah menerima laporan dari karyawan Tol Brexit, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Begitu tiba, petugas segera melakukan penanganan agar api tidak meluas,” kata Sugiarto dikutip dari iNews Pantura, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, api pertama kali terlihat dari bagian mesin belakang bus. Kondisi angin yang cukup kencang diduga mempercepat penyebaran api hingga membakar seluruh bagian kendaraan.
“Api awalnya muncul dari bagian mesin belakang. Karena angin cukup kencang, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian kabin bus,” ucapnya.
Untuk memadamkan api, Damkar Kabupaten Brebes mengerahkan dua unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter dan 5.000 liter. Petugas dari Pos Induk dan Pos Tanjung juga diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes dan kepolisian. BPBD mengerahkan mobil suplai air, sedangkan Polres Brebes menerjunkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC).
Namun, proses pemadaman sempat terkendala kebocoran selang pemadam. Selain itu, petugas harus menghadapi kemacetan sepanjang sekitar tiga kilometer saat menuju lokasi kejadian.
Setelah lebih dari satu jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api pada pukul 01.15 WIB, Selasa (3/11/2026). Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sopir bus diketahui bernama Adi, berusia 47 tahun, asal Pemalang. Meski seluruh penumpang selamat, bus mengalami kerusakan berat dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan awal menyebutkan api berasal dari bagian mesin belakang bus.









