BMKG Ungkap Penyebab Tanggamus Diguncang Gempa Beruntun
TANGGAMUS, iNews.id – Wilayah Tanggamus, Lampung dan sekitarnya diguncang gempa bumi beruntun pada Rabu (28/10/2026) sore pukul 15.22 WIB.
Plt Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati mengonfirmasi adanya dua kali guncangan utama dalam waktu berdekatan.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi pertama berkekuatan Magnitudo 3,9 dengan episenter terletak pada koordinat 5,40 LS dan 104,67 BT. Lokasi tepatnya berada di darat pada jarak 9 km Barat Laut Tanggamus pada kedalaman dangkal 4 km.
Berselang satu menit kemudian, tepatnya pukul 15.23 WIB, gempabumi kedua terjadi dengan kekuatan Magnitudo 4,1. Episenter gempa kedua berada di koordinat 5,43 LS dan 104,65 BT, atau di darat pada jarak 6 km Barat Laut Tanggamus dengan kedalaman 5 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ujar Ana Oktavia Setiowati dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).
Belum Ada Laporan Kerusakan
Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas berbeda. Skala III MMI, dirasakan di wilayah Kotaagung (getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu).
Skala II MMI, dirasakan di Kotabumi, Pringsewu, Ulu Belu, Gisting, Sumberejo, dan Kotaagung Timur (getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga pukul 16.14 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat adanya 20 aktivitas gempabumi susulan. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.









