995 Senjata Api hingga VCD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Pramono: Yayasan Beri Contoh Tidak Baik

995 Senjata Api hingga VCD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Pramono: Yayasan Beri Contoh Tidak Baik

Nasional | sindonews | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 12:36
share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara mengenai temuan ratusan senjata api, amunisi, hingga temuan baru berupa narkotika, VCD porno di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Menurutnya, hal tersebut merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan.

"Yang terjadi di sekolah swasta di Kebayoran Lama yang ditemukan sangat mengejutkan, senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan juga ada hal-hal lain. Pertanyaannya apakah itu boleh? Jawabannya singkat aja, sangat tidak boleh," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Dengan temuan tersebut, Pramono juga menilai bahwa yayasan tersebut telah memberikan contoh yang tidak baik. Meskipun kini pihak yang bertanggung jawab telah dipecat dari yayasan tersebut.

Baca juga: Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan Normal di Sekolah Swasta usai Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba

"Yayasan ini benar-benar memberikan contoh yang tidak baik. Walaupun yang bersangkutan sudah dipecat dari yayasan yang ada," tuturnya.

Pramono menegaskan proses hukum harus tetap berjalan, meski pihak bertanggung jawab telah diberhentikan. Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini pun mendukung proses hukum yang tengah dijalankan Polda Metro Jaya.

"Maka karena sudah ditangani aparat penegak hukum dan sudah turun di lapangan dan sudah melihat bukti-bukti yang ada dan sekarang sudah dibawa ke Polda Metro Jaya, maka Pemerintah DKI memberikan support sepenuhnya untuk diambil tindakan yang setegas-tegasnya untuk persoalan ini," ucap dia.

Sementara itu, berdasarkan pantauan tim iNews media group, aktivitas kegiatan belajar mengajar berjalan normal di dalam gedung yayasan sekolah tersebut, usai adanya temuan mengejutkan tersebut.

Terdengar, kegiatan belajar-mengajar tengah berlangsung di dalam gedung. Sejumlah siswa pun terlihat berkegiatan seperti biasa saja.Kuasa hukum yayasan sekolah di Jakarta Sekatan, Hermawanto memastikan, kegiatan belajar-mengajar berjalan normal tak ada gangguan berarti pasca ditemukan ratudan senjata dan narkoba.

"Hari ini, semua berjalan dengan baik. Kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik, tidak terjadi gangguan apa pun di sekolah. Karena memang ketika proses kami melakukan pembongkaran ruangan itu dilakukan di luar jam pendidikan, di luar jam sekolah," ujar Hermawanto saat ditemui di halaman sekolah.

Ia mengatakan, para siswa berkegiatan seperti biasa di dalam gedung. Ratusan senjata yang ditemukan pun telah diamankan oleh pihak kepolisian. "Semua senjata pun semua berada di pihak kepolisian. Jadi seperti itu," pungkasnya.

Topik Menarik