Putra Mahkota UEA hingga Miliarder Jepang Terlibat Proyek Ibu Kota Baru

Published 15/01/2020 13:33:21

JAKARTA - Pemerintah menunjuk Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) sebagai Dewan Pengarah pembangunan Ibu Kota Baru. Seperti diketahui, pemerintah akan memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, walaupun menjadi dewan pengawas namun, Sheikh MBZ akan berada di bawah arahan langsung Presiden Joko Widodo. Sheikh MBZ akan memiliki dua anggota di dalamnya.

"Putra Mahkota MBZ mengatakan ini merupakan suatu penghargaan baginya dapat berperan dalam pembangunan negara muslim terbesar. Perannya nanti memberikan advis dan arahan, diharapkan juga dengan hadirnya mereka, akan menambah keyakinan para investor untuk menanamkan modal mereka di Ibu Kota Baru," jelas Menko Luhut.

Jokowi 

Menteri Luhut menerangkan MBZ mengaku antusias dengan perannya sebagai Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota baru. Menko Luhut menyebut dengan penunjukan ini diharapkan bisa menarik investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk pembangunan ibu kota baru ini.

"MBZ akan menjadi ketuanya dengan dua orang anggota, yaitu Masayoshi Son dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Di atasnya ada Presiden Joko Widodo yang akan menjadi Penganggung Jawab," ujarnya.

Baca Selengkapnya:

Artikel Asli