Format Kompetisi Indonesia Womens League 2026-2027: Setiap Tim Lakoni Minimal 15 Laga

Format Kompetisi Indonesia Womens League 2026-2027: Setiap Tim Lakoni Minimal 15 Laga

Terkini | okezone | Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:01
share

JAKARTA – Ajang kompetisi sepak bola putri nasional bertajuk Indonesia Womens League (IWL) 2026-2027 dipastikan resmi bergulir mulai 17 Oktober 2026. Turnamen ini dirancang menggunakan format triple round robin, yang memastikan setiap tim peserta minimal melakoni 15 pertandingan sepanjang fase liga.

PSSI dan I.League baru saja meresmikan kompetisi sepak bola putri IWL 2026-2027. Kompetisi itu akan digelar secara terpusat di Jakarta dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan sebagai venue tunggal.

1. Rincian Peserta Liga

Kompetisi tersebut nantinya akan diikuti oleh enam klub yakni Bekasi FC, Persikad Depok, Persita Tangerang, Persija Jakarta, Dewa United, dan Garudayaksa. Pertandingan perdana akan mempertemukan Persita versus Persija pada 17 Oktober 2026.

Keenam klub tersebut nantinya akan bermain dengan format kompetisi triple round robin di fase pertama atau liga. Format ini memungkinkan setiap tim atau peserta akan saling berhadapan dengan tiga pertandingan dalam satu musim.

Setelah itu, empat tim teratas di klasemen akan dipertandingkan di fase kedua atau babak gugur yakni semifinal dan final untuk menentukan juara. CEO IWL, Teddy Tjahjono, mengatakan format itu digunakan setelah menyesuaikan komposisi tim dan sudah melalui kesepakatan dengan klub yang ikut serta.

Indonesia Womens League 2026. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)

“Kita rencana untuk main dengan format triple round-robin. Jadi paling tidak setiap klub akan bermain 15 kali selama satu season, kemudian dilanjutkan dengan babak semi-final dan final,” ungkap Teddy dalam konferensi pers IWL 2026-2027 yang dihadiri Okezone di Menara Mandiri, Jakarta, dikutip Rabu (12/8/2026).

“Jadi itu adalah minimum menit bermain yang dimiliki oleh masing-masing klub untuk musim pertama ini,” sambungnya.

 

2. Kebangkitan Sepak Bola Putri Indonesia

Sementara itu, kompetisi IWL 2026-2027 menjadi sinyal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Diketahui, Liga Putri Indonesia sempat ‘mati suri’ sejak terakhir kali digelar pada 2019 silam.

Indonesia Womens League 2026. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)

“Hari ini, tanggal 11 Agustus, bahwa kita yang sudah lama tunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Hari ini secara resmi Liga Putri Indonesia akan diselenggarakan lagi di tahun ini. Kick-off akan dimulai di bulan Oktober,” ujar Komisaris IWL, Vivin Cahyani.

“Kita juga bisa melihat bahwa talent pool tahun-tahun belakangan ini makin bertambah, sehingga tahun ini kami memberanikan diri untuk memulai,” tukas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Topik Menarik