Kapten Thailand Cari Pelampiasan usai Dihancurkan Timnas Indonesia

Kapten Thailand Cari Pelampiasan usai Dihancurkan Timnas Indonesia

Olahraga | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:30
share

BANGKOK, iNews.id - Thailand membidik gelar King's Cup 2026 setelah dua kali gagal menjadi juara di Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. Kekalahan dari Timnas Indonesia pada final FIFA ASEAN Cup menjadi kekecewaan terbaru bagi skuad Gajah Perang yang kini berpeluang mengejar trofi di hadapan pendukung sendiri.

Thailand harus menerima hasil sebagai runner-up dalam dua turnamen tersebut. Di Piala AFF 2026, mereka gagal merebut gelar setelah Vietnam keluar sebagai juara. Sementara itu, Timnas Indonesia menghentikan langkah Thailand di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.

Kekalahan dari Indonesia terasa menyakitkan karena kedua tim harus melewati pertandingan hingga babak tambahan waktu. Setelah skor tetap imbang 2-2, Thailand akhirnya kalah 2-4 dalam adu penalti.

Hasil tersebut membuat Thailand kembali kehilangan kesempatan mengangkat trofi. Kini, King's Cup 2026 menjadi salah satu sasaran untuk mengobati kekecewaan sekaligus membuktikan kemampuan mereka di level internasional.

Turnamen yang diinisiasi Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) itu dijadwalkan berlangsung pada 9–17 November 2026. Thailand akan menghadapi persaingan dari Oman, Bahrain, dan Tajikistan dalam ajang tersebut.

Wakil kapten Thailand, Sarach Yooyen, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat tim nasional jika mendapat panggilan. Dia juga melihat King's Cup sebagai kesempatan penting bagi Thailand untuk kembali meraih gelar.

"Jika saya dapat kesempatan dan pelatih memanggil, saya selalu siap untuk membela negara dan memberikan yang terbaik," ucap Sarach Yooyen seperti dilansir dari Thairath.

Sarach Yooyen Bidik Trofi di Kandang Sendiri

Sarach menilai King's Cup 2026 memiliki arti khusus bagi Thailand setelah dua kegagalan di turnamen sebelumnya. Bermain di hadapan suporter sendiri menjadi kesempatan bagi tim untuk mengejar hasil yang lebih baik.

"Menurut saya, King's Cup adalah kesempatan bagus bagi kami untuk memenangkan trofi di kandang sendiri. Kami sempat kecewa dua kali sebelumnya, baik di AFF maupun di FIFA ASEAN Cup, jadi ini adalah peluang besar untuk menjuarai turnamen ini di hadapan pendukung sendiri," katanya melanjutkan.

Selain membidik gelar, Sarach juga menyoroti kualitas persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut dia, turnamen tersebut menghadirkan intensitas yang lebih tinggi dibandingkan Piala AFF 2026.

"Menurut saya, untuk turnamen ini setiap negara telah membawa tim terbaik mereka. Pertama, atmosfernya lebih intens dibandingkan saat kami bermain di Piala AFF," ucap Sarach.

Dia juga menilai keikutsertaan Thailand dalam FIFA ASEAN Cup memberikan pengalaman berharga bagi perkembangan tim. Persaingan dengan negara-negara lain menjadi salah satu aspek yang dianggap bermanfaat dari sisi sepak bola.

"Selain itu, turnamen ini juga memberikan manfaat besar bagi kami dari segi sepak bola," katanya melanjutkan.

Dengan King's Cup 2026 di depan mata, Thailand memiliki kesempatan untuk mengakhiri periode tanpa gelar di dua turnamen sebelumnya. Namun, mereka harus mampu memanfaatkan status tuan rumah dan mengatasi perlawanan Oman, Bahrain, serta Tajikistan jika ingin mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri.

Topik Menarik