Kisah Pebulutangkis Gronya Somerville, Bidadari Cantik keturunan Bangsawan China Dinasti Qing yang Cinta Indonesia
KISAH Gronya Somerville, pebulutangkis Australia yang masih memiliki darah bangsawan China ini menarik untuk diulas. Terlebih setelah ia menyatakan kecintaannya dengan Indonesia.
Pebulutangkis spesialis ganda putri dan ganda campuran Australia itu sangatlah populer di dunia bulu tangkis karena kecntikannya. Banyak orang yang menyebut ia sebagai bidadari bulu tangkis.
1. Ada Keturunan Bangsawan China
Meski membela Australia, Gronya rupanya masih memiliki darah keturunan China dari sang ayah. Bahkan dia diketahui adalah keturunan dari seorang reformis politik dinasti Qing, yakni Kang Youwei.
Sedangkan ibu Gronya merupakan keturunan Anglo-Celtic, yang adalah orang asli Australia. Wanita 29 tahun itu bisa dibilang sebagai penguasa bulutangkis nomor ganda di Oseania.
Sosoknya mendapat banyak sorotan setelah mengungkapkan kecintaannya dengan Indonesia. Selain karena masyarakatnya yang ramah, rupanya ada salah satu budaya yang membuat bidadari bulutangkis ini kepincut.
2. Cinta dengan Batik
Budaya tersebut adalah Batik Indonesia. Gronya seringkali mengunggah potret dirinya mengenakan berbagai model batik khas Indonesia di sosial media.
Bahkan dirinya bercita-cita hendak menggunakan pakaian batik dalam sebuah acara di masa depan.
Selain karena batik, atlet Negeri Kangguru itu juga mengungkapkan jika dirinya juga mencintai makanan-makanan khas Indonesia yang penuh cita rasa.
Meski begitu, ada beberapa hal yang kurang disukainya, salah satunya adalah terkait kemacetan yang kerap terjadi.
Kecintaan atlet mancanegara dengan Indonesia itu tentulah jadi keistimewaan tersendiri bagi Tanah Air. Selain mampu mempertahankan keramah-tamahan masyarakat, Indonesia juga punya banyak hal menarik.
Itulah sekilas kisah Gronya Somerville yang memiliki kecintaan dengan Indonesia, baik terkait budaya hingga kebiasaan masyarakatnya.